3 Guru di Kota Blitar Lolos Sertifikasi CKS, Siap Diangkat jadi Kepala Sekolah

Penulis : Budi

Insani Media
Para Siswa SD Kauman 2 Membaca Buku dari Perpustakaan Keliling Kota Blitar

Blitar, insanimedia.id – Sebanyak 14 kepala sekolah di Kota Blitar kini tengah kosong. Saat ini kekosongan ini tengah diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Untuk mengisi kekosongan ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar menunggu sertifikat  calon kepala sekolah (CKS) untuk mengisi kekosongan. Ada 14 sekolah di Kota Blitar yang jabatan kepala sekolahnya kosong.

Dari sertifikat CKS ini, saat ini sudah ada tiga guru di Kota Blitar dinyatakan telah memenuhi syarat menjadi kepala sekolah setelah dinyatakan lulus sebagai CKS. Mereka menjadi kandidat definitif pertama setelah menjalani seluruh tahapan seleksi sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Kabid Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Blitar, M Arifin, menyebut ketiganya sudah memiliki sertifikat CKS sehingga dapat segera diusulkan untuk penugasan.

“Yang sudah memegang sertifikat CKS saat ini ada tiga orang. Mereka sudah memenuhi syarat menjadi kepala sekolah,” ujar Arifin, Senin (08/12/2025) kemarin.

Arifin menjelaskan, total ada 28 guru yang mengikuti seleksi calon kepala sekolah tahun ini. Dari jumlah tersebut, 25 guru lain masih menunggu penerbitan sertifikat dari kementerian meski seluruh tahapan sudah diselesaikan.

Menurutnya, penetapan kelulusan berada langsung di kementerian sehingga daerah hanya menunggu keputusan resmi.

“Kami menunggu sertifikat keluar agar bisa segera mengusulkan penugasan,” jelasnya.

Sementara proses administrasi berjalan, beberapa jabatan kepala sekolah di TK, SD, dan SMP negeri di Kota Blitar masih diisi pelaksana tugas (Plt).

Kondisi tersebut terjadi karena 14 kepala sekolah memasuki masa purna tugas per 1 Desember ini, terdiri dari 10 kepala SD, satu kepala SMP, dan tiga kepala TK.

Arifin menargetkan seluruh posisi definitif terisi sebelum batas waktu 31 Desember 2025 sesuai surat edaran.

Baca Juga :  Gempa Pacitan 6,4 Magnitudo Dini Hari, Sebabkan Atap Bangunan di Kota Blitar Roboh

“Target kami, semua posisi kepala sekolah harus terisi sebelum akhir tahun,” tegasnya.

DINKES KABUPATEN BLITAR SIAPKAN 19 POS KESEHATAN DAN 25 TIM MEDIS UNTUK GERAK JALAN BAKUNG–LODOYO

#PersadaFM — Menjelang pelaksanaan gerak jalan tradisional Bakung–Lodoyo yang dijadwalkan pada 12 Desember 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menyiapkan 19 pos kesehatan lengkap dengan 25 tim medis untuk memastikan keselamatan dan kesehatan seluruh peserta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati, mengatakan bahwa distribusi pos dan tim dilakukan secara strategis. 17 dokter intensif yang ada di Blitar juga akan berjaga di pos-pos tertentu, termasuk Puskesmas Bakung, Puskesmas Wonotirto, Puskesmas Suruhwadang, serta pos di titik finish. Hal ini bertujuan agar peserta yang mengalami gangguan kesehatan ringan maupun berat dapat segera ditangani.

“Beberapa titik memiliki lebih dari satu tim, sementara beberapa titik hanya satu. Khusus di titik pemberangkatan dan finish, kami menyiapkan tenaga lebih banyak agar penanganan medis lebih optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Christine menambahkan Penyebaran pos kesehatan merata sepanjang rute agar peserta mudah mengakses pertolongan. Selain itu juga ada penambahan tenaga medis di titik krusial, seperti start dan finish, untuk menghadapi lonjakan peserta.

Pihaknya juga bekerjasama dengan panitia untuk memastikan ketersediaan air minum, dan edukasi peserta melalui technical meeting, termasuk imbauan agar peserta melakukan latihan fisik sebelumnya agar tubuh siap menempuh jarak jauh, serta persiapan nutrisi dan hidrasi selama kegiatan.

“Harapannya tidak ada peserta yang sakit berat. Namun jika ada yang merasa lelah atau tidak kuat, peserta bisa langsung menuju pos terdekat. Semua pos telah disiapkan agar pelayanan medis cepat dan optimal.”

Baca Juga :  Restrada dan RT Keren Pasti Dilanjutkan, Bambang-Bayu Justru Ingin Tingkatkan

Kegiatan gerak jalan ini diharapkan berjalan aman, lancar, dan memberikan pengalaman menyenangkan bagi peserta, dengan pelayanan kesehatan yang siap siaga di sepanjang rute.