Blitar, insanimedia.id – Gerak Jalan Bakung Ludoyo sudah tujuh tahun tidak pernah digelar oleh Pemerintah. Sebelumnya gerak jalan ini rutin digelar dua tahun sekali.
Pada 2020 lalu gerak jalan ini terkendala pandemi Covid-19. Kemudian gerak jalan ini tidak digelar selama pemerintahan Bupati Blitar, Rini Syarifah.
Kabupaten Blitar kembali menggelar gerak jalan tradisional Bakung Lodoyo pada 12 Desember 2025, setelah vakum selama tujuh tahun. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari instruksi Bupati dan Wakil Bupati Blitar untuk membangkitkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus, SE, MM, mengatakan gerak jalan tahun ini akan diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari 35 putra dan 25 putri.
“Kegiatan akan dimulai pukul 19.00 dari Bakung, dan peserta diperkirakan akan sampai di garis finish sekitar pukul 03.00 pagi,” ujarnya.
Anindya menambahkan, jumlah peserta tahun ini berbeda dengan sebelumnya yang mencapai ratusan orang. Karena tahun ini masih awal, setelah vakum selama tujuh tahun, pihaknya mencoba menggiatkan kembali kegiatan ini agar dapat menumbuhkan rasa kebangsaan dan wawasan kebangsaan mereka.
“Nanti Dandim dan Kapolres Blitar akan memberikan wawasan kebangsaan langsung kepada peserta, sebagai bagian dari pembinaan karakter dan patriotisme,” ungkapnya.
Gerak Jalan Bakung–Lodoyo terakhir kali digelar pada 2017 sebelum akhirnya dihentikan karena pandemi dan penyesuaian kebijakan anggaran. Kegiatan ini dikenal sebagai ajang pembinaan disiplin dan ketangguhan bagi anggota pramuka, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di kawasan selatan Kabupaten Blitar.
Kembalinya kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebangsaan dan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.







