Blitar, insanimedia.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Blitar melakukan konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat mesin partai di tingkat akar rumput di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar, Kamis (09/04/2026).
Melalui agenda “Pendidikan Politik dan Koordinasi Pimpinan Kecamatan”, partai berlambang pohon beringin ini resmi memulai proses pembentukan Pimpinan Desa (PD) serentak di seluruh wilayah Kabupaten Blitar untuk periode 2026–2031.
Selain dihadiri pengurus pleno DPD dan para Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) dari 22 kecamatan, agenda ini juga menjadi ajang penguatan sinergi antara struktur partai dengan sayap legislatif.
Hadir secara langsung jajaran anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Blitar, yakni Ismail Namsa, Niswatus Sholikhah, dan Suswati yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar, Dr. Hj. Anik Wahjuningsih, S.T., M.Si dalam arahannya menekankan bahwa revitalisasi struktur desa adalah kunci stabilitas politik jangka panjang. Ia menyatakan bahwa pendidikan politik bagi pengurus kecamatan sangat krusial dalam menyeleksi pemimpin di tingkat basis yang kompeten.
”Pendidikan politik ini adalah fondasi bagi kita semua. Kita tidak hanya sekadar membentuk struktur Pimpinan Desa (PD) secara administratif, tetapi ingin memastikan setiap kader di level desa memiliki kapasitas intelektual dan militansi untuk mengawal aspirasi masyarakat Blitar hingga tahun 2031 nanti,” ujar Dr. Anik Wahjuningsih di hadapan peserta pleno.
Upaya ini dipandang sebagai langkah taktis dalam merespons dinamika sosial-politik di Kabupaten Blitar. Dengan keterlibatan langsung anggota fraksi seperti Suswati, Ismail Namsa, dan Niswatus Sholikhah, diharapkan program-program yang diperjuangkan di DPRD dapat terartikulasikan dengan baik hingga ke tingkat RT/RW melalui struktur Pimdes yang baru.
Dari sisi manajerial, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar, Hari Margono, menjelaskan bahwa pembentukan Pimdes kali ini akan dilakukan dengan standar verifikasi yang lebih ketat guna memastikan akuntabilitas organisasi.
”Hari ini kami mengumpulkan seluruh Ketua PK untuk menyelaraskan mekanisme teknis pembentukan pengurus di seluruh desa dan kelurahan. Target kami, proses ini berjalan transparan, akuntabel, dan harus selesai tepat waktu sesuai dengan jadwal tahapan organisasi yang telah ditetapkan,” tegas Hari Margono.
Konsolidasi yang berlangsung hingga sore hari ini diakhiri dengan penyerahan petunjuk teknis (juknis) pembentukan Pimdes kepada para Ketua PK. Melalui langkah ini, Golkar Kabupaten Blitar berupaya memastikan bahwa seluruh instrumen partai, baik di legislatif maupun di struktur desa, bergerak dalam satu irama yang sama untuk lima tahun mendatang.







