Blitar, insanimedia.id-Sekitar 50 orang yang berasal dari Keturunan Bugis dan Makassar berkumpul dalam kegiatan halal bihalal dan pembentukan pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) wilayah Blitar Raya, yang digelar di Pondok Morowali (Coto Makassar Nusantara) di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, Priyo Suhartono, Wakil Ketua I Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Jawa Timur H. Andi Baso Juherman, dan Sekretaris BPW KKSS Jawa Timur H. Gasman Gazali.
“Agenda hari ini terkait halal bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, yang menghimpun orang-orang Bugis dan Makassar di Blitar. Sekaligus juga ada rapat pembentukan badan pengurus daerah KKSS untuk wilayah Blitar Raya,” ujar Fahmi.
Ia menambahkan bahwa format struktur organisasi sudah mulai disiapkan, dan akan segera dilanjutkan dengan rapat internal untuk menyusun susunan pengurus secara lengkap.
Sekda Kota Blitar, Priyo Suhartono, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasinya atas terbentuknya komunitas ini. Ia mengaku memiliki darah Sulawesi Selatan, tepatnya dari Soppeng, meski sebagian besar saudaranya kini berdomisili di Makassar.
“Kami berharap KKSS ini bisa menjadi wadah berkumpulnya sedulur dari Sulawesi Selatan yang ada di Blitar. Ini menjadi titik kumpul, tempat saling mengenal, mempererat silaturahmi, bahkan membuka peluang usaha bersama,” ujar Priyo.
Priyo juga menyampaikan kekagumannya kepada Ibu Nurhayati yang telah mendirikan Pondok Morowali tempat kuliner khas Sulawesi Selatan yang kini menjadi salah satu pusat berkumpul warga Sulsel di Blitar. “Ini ibarat meteor di tengah lautan bagi orang-orang Sulawesi di sini,” pungkasnya.
Fahmi, ketua KKSS , juga berharap KKSS dapat terus berkembang dan menjadi wadah utama pemersatu masyarakat Sulawesi Selatan di Blitar.(tan)







