Ada Superflu, Dinkes Kota Blitar Imbau Warga Tenang

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Saat ini superflu tengah masuk ke Indonesia. Fenomena superflu yang berkaitan dengan varian terbaru virus influenza A (H3N2) subclade K ditengarai sudah masuk Indonesia. Virus influenza A ini mulai menjadi perhatian.

Varian ini merupakan hasil mutasi dari virus influenza musiman yang telah lama dikenal, namun kini menjadi lebih dominan dan menyebar di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan beberapa negara di Eropa.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi informasi mengenai superflu yang belakangan ramai diperbincangkan. Hingga saat ini, belum ada surat edaran maupun pemberitahuan resmi terkait superflu dari Kementerian Kesehatan maupun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Blitar, Silvia Dwi, mengatakan pihaknya masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat dan provinsi terkait virus tersebut.

“Untuk superflu, sampai saat ini kami masih menunggu informasi resmi baik dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur maupun dari Kementerian Kesehatan. Surat edaran atau berita resmi terkait hal tersebut belum ada,” ujar Silvia, Jumat (9/1/2026).

Meski demikian, Dinkes Kota Blitar tetap mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Menurut Silvia, yang terpenting saat ini adalah menjaga kesehatan diri sendiri dan orang di sekitar.

“Virus ini jangan disikapi dengan kegaduhan. Masyarakat tetap tenang, tidak gelisah, dan tetap menjaga kesehatan masing-masing,” katanya.

Silvia menjelaskan, Dinkes Kota Blitar terus memantau perkembangan kasus influenza melalui fasilitas pelayanan kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap. Dari hasil pemantauan tersebut, belum ditemukan adanya tren peningkatan kasus yang mengkhawatirkan.

“Sampai sekarang, tren kasus influenza masih dalam parameter aman sebagaimana yang juga disampaikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pabrik Gula RMI Mulai Giling Tebu, Targetkan 1,4 Juta Ton

Ia menambahkan, kewaspadaan lebih perlu diberikan kepada kelompok masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid, seperti penderita hipertensi, diabetes, penyakit jantung, maupun kanker. Kelompok ini disarankan untuk lebih disiplin menerapkan langkah pencegahan.

“Bagi masyarakat dengan komorbid, disarankan menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan diri, karena kita tidak tahu penularan virus terjadi di mana,” imbuhnya.

Selain penggunaan masker, Dinkes Kota Blitar juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri, terutama mencuci tangan dengan sabun, serta membatasi aktivitas jika sedang mengalami gejala flu.

“Kalau merasa kurang sehat atau flu, sebaiknya mengamankan diri sendiri agar tidak menularkan ke orang lain. Kalau merasa perlu, silakan memakai masker,” pungkas Silvia.