Blitar, insanimedia.id – Awal Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 ini gas LPG 3 kg dikeluhkan langka di sejumlah wilayah. Hal ini dikarenakan permintaan yang meningkat pada saat Ramadan.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar memastikan telah melakukan pemantauan langsung di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Keluhan warga yang ramai disampaikan melalui media sosial langsung ditindaklanjuti dengan monitoring di beberapa titik, salah satunya di wilayah Kauman, Kecamatan Srengat. Dari hasil pantauan, stok LPG di pangkalan disebut masih tersedia, meski dalam kondisi cepat habis karena tingginya permintaan.
Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi, menjelaskan bahwa kondisi tersebut lebih dipicu lonjakan pembelian, termasuk dari warga luar wilayah srengat.
“Sudah kami pantau, di wilayah Kauman Srengat stok tersedia. Namun yang membeli tidak hanya warga Srengat, tetapi juga dari luar wilayah tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan permintaan tersebut membuat distribusi yang berjalan normal terasa kurang di tingkat pangkalan, sehingga muncul persepsi kelangkaan di masyarakat.
Disperindag Kabupaten Blitar juga telah berkoordinasi dengan Hiswana Migas serta pihak Pertamina guna memastikan distribusi tetap berjalan sesuai ketentuan.
Sebagai langkah antisipasi kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri, Disperindag telah berkirim surat kepada Pertamina untuk mengajukan penambahan kuota LPG agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Kami sudah bersurat ke Pertamina agar ada penambahan kuota saat Ramadan dan Idul Fitri supaya tidak terjadi kekurangan elpiji,” jelas Darmadi.
Ia menegaskan bahwa kewenangan distribusi dan tata niaga LPG berada di bawah Pertamina. Sementara Disperindag berperan dalam melakukan monitoring, pengawasan, serta koordinasi apabila terjadi kendala di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Blitar berharap dengan adanya tambahan kuota dan koordinasi yang terus dilakukan, ketersediaan LPG selama Ramadan hingga Idul Fitri tetap aman dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.







