Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar tetap melaksanakan program bantuan sambungan listrik bagi masyarakat berpenghasilan rendah meskipun sebagian warga telah memasang sambungan secara mandiri.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Blitar, Suyatno, menegaskan bahwa program tersebut sudah masuk dalam rencana dan tetap dijalankan oleh pemerintah daerah. “Program sambungan listrik untuk masyarakat berpenghasilan rendah tetap berjalan,” ujarnya, Selasa (7/4).
Ia menjelaskan bahwa keterlambatan perencanaan dari tingkat provinsi menyebabkan sebagian warga mengambil inisiatif untuk memasang listrik sendiri lebih dulu. “Karena perencanaan dari provinsi membutuhkan waktu, ada beberapa warga yang akhirnya sudah memasang sendiri,” jelasnya.
Pemerintah melalui Dinas Perkim tetap melanjutkan program bantuan, terutama untuk pemasangan meteran listrik bagi warga yang belum mendapatkan layanan. “Yang sudah masuk perencanaan tetap kami laksanakan, terutama untuk bantuan pemasangan meteran listrik,” tambahnya.
Suyatno menyebutkan bahwa total rencana sambungan listrik mencapai sekitar 90 titik, namun sekitar 50 sambungan sudah dipasang secara mandiri oleh warga. “Total ada sekitar 90 sambungan, tetapi sekitar 50 sudah terpasang sendiri,” ungkapnya.
Sementara itu, pemerintah kota juga menyiapkan program tambahan yang mencakup sekitar 10 sambungan listrik dan akan direalisasikan pada triwulan kedua tahun ini. “Untuk bantuan dari pemkot, kami akan mulai pada triwulan kedua ini” tegasnya.







