Battle di Game, Bukan di Jalan, 780 Pelajar Ramaikan E-Sport Championship Purworejo

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id – Auditorium Polres Purworejo mendadak dipenuhi semangat kompetisi digital saat ratusan anak muda serius menatap layar ponsel mereka dalam ajang Kapolres Purworejo E-Sport Championship 2026. Turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB) tersebut resmi dibuka pada Minggu (01/03/2026) pagi.

Mengangkat tagline “Ramadhan Sportif, Battle di Game Bukan di Jalanan”, kegiatan diawali registrasi peserta sejak pukul 08.00 WIB. Pembukaan berlangsung khidmat ketika Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, memimpin seremoni didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU). Hadir pula Ketua KONI Kabupaten Purworejo R.M. Abdullah, S.E., S.H., M.AP., serta Ketua ESI Purworejo, Roni Sumhastomo, S.E., yang turut memberikan dukungan.

Ketua ESI Purworejo, Roni Sumhastomo, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang mabar semata.

“Melalui momentum bersejarah ini, kami membangun satu jaringan kolaboratif yang kuat untuk mengembangkan kemampuan E-Sport di Kabupaten Purworejo. Kami membantu karier dan meningkatkan skill generasi muda di bidang E-Sports,” tegasnya.

Minat peserta terbilang sangat tinggi. Sebanyak 860 pemain yang tergabung dalam 172 tim mendaftarkan diri. Namun, setelah melalui tahapan seleksi teknis, 156 tim dengan total 780 peserta dari kalangan pelajar SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa dinyatakan lolos dan bertanding menggunakan sistem gugur.

Dalam sambutannya, AKBP Windy Syafutra menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia mengingatkan pentingnya menyalurkan potensi dan semangat kompetisi ke jalur yang positif.

“Polres Purworejo menghadirkan ruang yang positif, kreatif, dan produktif bagi generasi muda di Kabupaten Purworejo. Kami mengarahkan energi, adrenalin, dan semangat kompetisi kalian ke tempat yang tepat. Silakan adu strategi dan adu skill di dalam game – bukan di jalan raya,” pesan Kapolres.

Kompetisi yang digelar selama dua hari, 1–2 Maret 2026, menyediakan total hadiah Rp9.000.000 serta 42.500 Diamond. Juara pertama berhak membawa pulang Rp4.000.000, 15.000 Diamond, trofi, dan sertifikat penghargaan.

Baca Juga :  Taufan Perdana Kembali Pimpin ESI Kabupaten Blitar, Siap Kembangkan E-sport hingga Kecamatan

Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta lebih dulu mengikrarkan deklarasi anti-kekerasan. Mereka sepakat menolak tawuran, perang sarung, balap liar, hingga penggunaan petasan, sebagai bentuk komitmen membangun generasi berprestasi dan berakhlak. Laga semifinal dan final akan digelar pada Senin (02/03) di tempat yang sama.