Kediri, insanimedia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menyelenggarakan kegiatan sosialisasi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait wilayah rawan bencana akibat cuaca ekstrem. Agenda ini dilaksanakan di Pendopo Kampung Petung, Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD melalui Kodim 0809/Kediri.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan wawasan masyarakat mengenai ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya di tengah perubahan cuaca yang sulit diprediksi.
“Wilayah Kecamatan Puncu memiliki potensi terdampak cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang yang bisa memicu tanah longsor maupun pohon tumbang. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat lebih siap dan tanggap,” ujar Djoko, Kamis (26/2/2026).
Ia menambahkan, materi sosialisasi mencakup upaya mitigasi bencana, identifikasi gejala awal sebelum terjadinya bencana, serta pentingnya partisipasi warga dalam menyebarkan informasi yang akurat ketika kondisi darurat terjadi.
Menurut Djoko, kolaborasi BPBD dan TNI dalam pelaksanaan TMMD menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan desa, bukan hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Sementara itu, Perwira Lapangan dari Bati Tuud Koramil 0809/21 Puncu, Peltu Iswoyo, menyatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pencegahan serta pengurangan risiko bencana di wilayah pelaksanaan TMMD.
“Melalui TMMD ke-127, kami tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, termasuk dalam menghadapi potensi bencana,” kata Iswoyo.
Ia berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Desa Gadungan dan wilayah sekitarnya semakin sadar akan pentingnya kewaspadaan serta mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.
Program TMMD ke-127 sendiri menjadi bentuk nyata kerja sama lintas sektor antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap berbagai ancaman, termasuk bencana alam.







