Diduga Main Hujan-hujanan, Tim Gabungan Sisir Sungai Termas Desa Jaten Cari Ajeng yang Hilang

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Tim gabungan melakukan penyisiran di Sungai Termas, Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Sabtu (22/11/2025). Penyisiran ini dilakukan untuk mencari Ajeng Prasetiyo Ningrum, anak-anak perempuan berusia 8 tahun, warga desa setempat.

Kabah Ops Polres Blitar Kota, Kompol Agus Tri mengatakan, bahwa tim melakukan penyisiran di sepanjang sungai Termas. Penyisiran dilakukan karena diduga korban hilang dan tenggelam di sungai tersebut.

Tim yang melakukan penyisiran ini tersaring dari Basarnas, BPBD, Kepolisian, TNI, dan sejumlah relawan yang dibantu warga sekitar.

Agus Tri mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan keluarga korban, saat menjelang Magrib Ajeng sedang menonton TV bersama pamannya, Bero (62 tahun). Kemudian paman korban pergi ke kamar mandi dan meminta anaknya Novita Miftakhul Zannah (21 tahun) untuk menjaga.

Namun saat anak Novita menghampiri ke ruang tamu, Ajeng sudah tidak ada di ruang tamu dan diduga main hujan-hujanan. Rumah korban tidak begitu jauh dari Sungai Termas.

“Karena diduga hanyut, kemudian petugas memutuskan untuk melakukan penyisiran di Sungai Termas,” ungkap Agus Tri pada Isanimedia.id, Sabtu (22/11/2025).

“Semoga segera ditemukan,” tambah Agus Tri.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pihak keluarga Ajeng melaporkan hilangnya anak perempuan 8 tahun ini pada Polsek Wonodadi pada 19 November lalu.Informasi Anak Hilang

Menurut laporan dari Kapolsek Wonodadi, IPTU M. Ali Sukron, S.H., Ajeng meninggalkan rumah tanpa memberitahu keluarga dan tidak membawa identitas apapun. Anak tersebut memiliki ciri khusus, yaitu keterlambatan dalam berbicara dan hanya memiliki satu gigi di bagian atas. Ciri-ciri fisik lainnya termasuk tinggi badan sekitar 130 cm, kulit sawo matang, rambut lurus pendek, mata hitam, dan muka oval.

“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan Ajeng, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi,” ujar IPTU M. Ali Sukron, S.H.(Oby/Rid)

Baca Juga :  Satu Sopir Bus di Terminal Patria Blitar Positif Narkoba dan Kabur