Blitar, insanimedia.id – Menjelang akhir tahun 2025, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar terus memaksimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) melalui berbagai kegiatan pelatihan kerja. Salah satu program yang tengah disiapkan adalah pelatihan juru masak (cook) yang diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blitar.
Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Latip Usman, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan tenaga juru masak tersertifikasi yang nantinya akan ditempatkan di berbagai dapur pelayanan MBG di Kabupaten Blitar.
“Kebutuhannya nanti cukup tinggi. Setiap satuan pelayanan atau dapur MBG akan dilakukan akreditasi, dan salah satu syaratnya adalah memiliki juru masak yang tersertifikasi,” jelas Latip.
Ia menambahkan, saat ini pelaksanaan kegiatan masih dalam tahap pembahasan teknis bersama sejumlah perangkat daerah dan instansi pusat di wilayah Kabupaten Blitar. Pembahasan ini dilakukan untuk menyempurnakan mekanisme pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Sebagai tahap awal, Dinas Tenaga Kerja berencana membuka satu kelas pelatihan juru masak pada akhir tahun 2025. Program ini akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun 2026 seiring dengan kesiapan pembangunan dan akreditasi dapur MBG di Kabupaten Blitar.
“Kita juga memperhitungkan waktu dan kesiapan infrastruktur dapur MBG yang masih dalam tahap pembangunan. Karena itu, pelaksanaannya kita lakukan secara bertahap sejalan dengan penyiapan sumber daya manusianya,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar berkomitmen mendukung program prioritas nasional sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal di bidang kuliner. (Adv/riz)







