Blitar, insanimedia.id – DPRD Kabupaten Blitar mendukung penuh pembangunan Pasar Kesamben yang sebelumnya terbakar. Proses pembangunan telah dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama (ground breaking) dilakukan oleh Bupati Blitar, Rijanto, Rabu (14/01/2026).
Selama ini pedagang yang menjadi korban kebakaran memanfaatkan lapangan untuk memasarkan barang daganngannya. Kini mereka dapat berbahagia, setelah tiga tahun akhirnya Pasar Kesamben mulai dibangun kembali.
Dr. Anik Wahjuningsih, ST. M.Si yang mewakili Komisi III DPRD Kabupaten Blitar mengatakan, bahwa pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Pasar memiliki peranan peting dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk di Kabupaten Blitar. Apalagi pasar salah satu tempat perputaran uang dimana roda perekonimian juga berjalan.
Untuk itu, dengan dibangunnya Pasar Kesamben dapat menjadikan tempat perputaran ekonomi di Blitar bagian timur lebih representatif. Sebab, nantinya saat Pasar Kesamben ini sudah dapat digunakan, para pedagang dan pembeli dapat berbelanja dengan lebih nyaman.
“Saat ini para pedagang masih berjualan di lapangan dengan lapak semantara, nanti kalua sudah jadi bisa berjualan di tempat yang lebih bagus, aman, dan nyaman,” ungkap Wanita berhijab ini.
Anik yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blitar ini berharap pembangunan Pasar Kesamben dapat diselesaikan tepat waktu. Sebab dengan pengerjaan yang tepat waktu, para pedagang dapat segera memanfaatnya untuk mencari rezeki.
Sementara itu, Bupati Blitar, Rijanto mengatakan bahwa untuk melakukan groundbreaking pembangunan pasar Kesamben, sebuah komitmen penting dalam perjalanan, pemulihan, dan penguatan perekonomian masyarakat Kabupaten Blitar.
Dia menyebutkan akibat kebakaran pasar Kesamben mengalami kerugian sebanyak kurang lebih 32 unit kios terbakar, 424 los dalam kondisi terbakar seluruhnya, kurang lebih 50 lokasi pelataran mengalami kerusakan.
“Dari kerusakan tersebut total kerugian ditaksir mencapai 20 sampai 30 Milyar Rupiah yang terdiri dari kerugian aset daerah sekitar 1.663.943.813,00,” Jelasnya.
Rijanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen penuh untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan pasar serta memastikan pemanfaatan pembangunan pasar Kesamben secara optimal, tertib dan berkelanjutan. Sehingga, pasar Kesamben dapat menjadi ruang ekonomi yang aman, nyaman dan layak bagi pedagang maupun pembeli.
“Pembangunan pasar Kesamben diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian wilayah perbatasan timur Kabupaten Blitar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” Harapnya.
Sementara itu, Kepala Disperindag Darmadi menambahkan bahwa kontrak pembangunan pasar Kesamben telah ditandatangani pada 29 Desember 2025. Sehingga, dengan kontrak tersebut, proyek pembangunan pasar akan berlangsung selama satu tahun penuh.
“Kontrak sudah ditandatangani mulai 29 Desember kemarin sampai 29 Desember 2026. Jadi durasi nya satu tahun. Meskipun pelaksananya pemerintah pusat, kami tetap melakukan pendampingan,” tambahnya.







