Festival Al Banjari Kota Kediri Inisiasi DPRD Dorong Ruang Ekspresi Religius Anak Muda

Penulis : Andy

Insani Media

Kediri, insanimedia.id – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kediri  Imam Wihdan Zarkasyi resmi membuka Festival Al Banjari yang digelar di halaman area  Masjid  Al Khalid Minggu (07/12/2025).

Acara ini diinisiasi dan digagas oleh Imam Wihdan Zarkasyi sebagai ruang kreativitas dan dakwah bagi generasi muda. Lebih lanjut ia berharap Festival Banjari Kota Kediri  menjadi momentum berkelanjutan untuk melahirkan talenta-talenta baru dalam seni shalawat, serta memperluas ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan religiusitas dengan cara yang kreatif dan penuh adab.

Ia menekankan pentingnya memberikan wadah positif agar energi besar anak muda tidak tersalurkan pada kegiatan yang tidak bermanfaat.

Festival Banjari, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi bagian dari dakwah yang memperkuat identitas religius Kota Kediri.

“Seni dengan adab bisa menjadi dakwah. Kami berharap setiap syair dan lantunan shalawat yang tampil hari ini membawa kesejukan bagi Kota Kediri,” terangnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sepanjang hari dengan penampilan dari 25 grup, penilaian oleh tim juri, serta pengumuman pemenang di akhir acara.

Tidak lupa dalam kesempatan itu, Imam juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri, panitia, dan seluruh masyarakat yang ikut mendukung terlaksananya festival tersebut.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Kediri, Yono Heryadi, ST., MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkot dan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses anggota DPRD.

“Ini adalah salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap ide dan gagasan dari teman-teman Dewan, khususnya Pak Imam, untuk mendukung kegiatan syiar agama sekaligus visi Kota Kediri sebagai kota yang agamis,” ujar Yono.

Ia menjelaskan bahwa Pemkot menyiapkan sarana dan fasilitas pendukung, serta memastikan seluruh proses berjalan objektif mulai dari penilaian juri hingga penyediaan hadiah bagi para pemenang.

Baca Juga :  Imam Wihdan Prakarsai Jambore Go Green Ajak Ratusan Remas se Kota Kediri Cintai Lingkungan

“Tidak ada penataan apa pun. Juri akan menilai seobjektif mungkin agar lahir peserta terbaik yang mampu menginspirasi grup lain di kesempatan mendatang,” tambahnya.