Harga Daging Naik, Pembeli di Pasar Kota Blitar Menurun

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Kenaikan harga daging sapi terjadi di sejumlah pasar tradisional di Blitar setelah Lebaran. Kondisi ini justru membuat pedagang mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat.

Seorang pedagang di Pasar Templek, Titik Sunarti, menjelaskan bahwa hampir semua jenis daging mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

“Kalau kelas satu sekarang Rp135 ribu per kilo, sebelumnya Rp130 ribu. Untuk kelas dua dari Rp120 ribu naik jadi Rp125 ribu,” ujarnya, Senin (13/04/2026).

Kenaikan harga tersebut tidak diikuti peningkatan penjualan. Ia menyebut suasana pasar justru lebih sepi dibandingkan hari biasanya. “Kalau dulu setiap hari bisa potong, sekarang bisa tiga hari baru habis. Kadang masih sisa 25 sampai 30 kilo,” katanya.

Titik menegaskan bahwa kualitas daging yang ia jual tetap terjaga karena ia mengambil pasokan dari rumah potong hewan. “Di sini sapi sehat, saya ambil dari RPH Dimoro, jadi kualitasnya tetap terjamin,” jelasnya.

Ia menilai kekhawatiran masyarakat terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah pembeli. “Yang ditakutkan itu PMK, jadi pembeli agak sepi,” tambahnya.

Pedagang lain di Pasar Legi, Sri Wahyuni, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku pasokan sapi semakin sulit diperoleh sehingga harga ikut meningkat di tingkat pedagang. “Sapi sekarang susah dicari karena PMK, jadi harga ikut naik,” ujarnya.

Sri mengatakan kenaikan harga sering memicu keluhan dari pelanggan yang merasa terbebani.  “Kalau harga naik, pelanggan sering komplain,” katanya.

Untuk mempertahankan pelanggan, ia menyiasati penjualan dengan memberikan tambahan bagian tertentu pada pembelian daging. “Biasanya saya tambahkan tulangan atau lemak supaya pelanggan tidak pindah,” jelasnya.

Ia memastikan daging yang dijual tetap aman karena berasal dari rumah potong hewan resmi. “Ambilnya juga dari RPH Dimoro, jadi pasti sapi sehat,” ujarnnya.

Baca Juga :  Dua Tempat Wisata di Blitar Selatan Ini, Paling Ramai Pengunjung di Blitar