SIDOARJO. insanimedia. id- Antrean panjang kendaraan besar menjadi pemandangan sehari-hari di Jalan Raya Simpang Prambon akibat genangan air dan kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat dan dikeluhkan warga karena memicu kemacetan hingga membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, kendaraan bertonase besar seperti dump truk, truk tronton, truk kontainer hingga wing boks terlihat mengular. Mereka harus melintas secara bergantian untuk menghindari bagian jalan yang rusak dan tergenang.
Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas berjalan lambat. Pengguna jalan, terutama pengendara roda dua, harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Rokim, pengguna jalan asal Prambon, mengatakan kemacetan di lokasi tersebut sudah sering terjadi. Ia mengaku kendaraan besar mendominasi jalan dan memicu antrean panjang.
“Jalan raya simpang ini penggunanya rata-rata mobil besar seperti dump truk, tronton, kontainer hingga wing boks dan selalu macet saat saya lewat. Untung saya menggunakan sepeda motor,” ungkapnya. Sabtu (28/2/2026).
Keluhan serupa disampaikan Santi, remaja asal Tarik, yang menyebut jalan tersebut sudah lama menjadi langganan rusak dan macet. Ia menilai kondisi itu sangat mengganggu aktivitas warga.
Menurutnya, kondisi jalan menjadi lebih berbahaya saat malam hari. Minimnya penerangan dan genangan air membuat pengendara sulit melihat kondisi jalan.
Ia juga mengatakan, keberadaan warga yang membantu mengatur lalu lintas sangat membantu. Tanpa bantuan tersebut, risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi saat malam hari.
“Saya sangat berharap jalan ini segera dibenahi. Kalau malam bahaya, apalagi kalau tidak ada yang membantu mengatur lalu lintas. Saya berharap dinas terkait segera turun tangan,” tuturnya.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. Mereka ingin jalan tersebut kembali aman dilalui dan tidak lagi menjadi titik kemacetan.







