Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar mencairkan bonus bagi atlet yang meraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Namun, di balik penghargaan tersebut, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyoroti merosotnya posisi kontingen Kota Blitar pada kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Pemkot Blitar memberikan bonus Rp30 juta untuk peraih medali emas, Rp22 juta bagi peraih medali perak, dan Rp10 juta untuk atlet yang membawa pulang medali perunggu.
“Pemerintah memberikan apresiasi yang lumayan kepada atlet berprestasi. Yang emas kita berikan Rp30 juta, apalagi ini menjelang Lebaran jadi bisa dimanfaatkan,” ujar Mas Ibin, Minggu (15/3).
Meski pemerintah memberikan penghargaan yang cukup besar, ia menilai hasil yang dicapai kontingen Kota Blitar pada Porprov justru mengalami penurunan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Faktanya prestasi kita menurun. Dari peringkat 18 turun ke peringkat 28. Ini tentu menjadi tantangan yang harus kita evaluasi bersama,” katanya.
Pada gelaran tersebut, kontingen Kota Blitar mengumpulkan 37 medali yang terdiri dari 8 emas, 13 perak, dan 16 perunggu.
Wali Kota menegaskan bahwa besaran bonus yang diberikan pemerintah tidak selalu sejalan dengan peningkatan prestasi atlet. Karena itu, ia meminta atlet, pelatih, dan ofisial melakukan evaluasi secara menyeluruh.
“Belum tentu apresiasi besar itu linear dengan prestasi. Maka ke depan harus ada lompatan prestasi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak terlena dan lebih serius mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
“Jangan hanya ribut soal hal-hal lain, tapi prestasinya tidak ada. Atlet harus menunjukkan semangat latihan dan strategi yang tepat untuk meraih medali,” ungkapnya.
Selain itu, ia menilai pembinaan olahraga di Kota Blitar perlu diperkuat dengan strategi yang lebih terarah, termasuk menentukan cabang olahraga prioritas yang berpotensi menyumbang medali.
“Perlu strategi, misalnya memilih cabang yang berpotensi dan efisien untuk meraih medali. Itu juga bagian dari upaya meningkatkan prestasi,” pungkasnya.







