Blitar, insanimedia.id – Bupati Blitar, Rijanto, meninjau jembatan tradisional di Dusun Tawang, Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Rabu (03/12/2025). Jembatan ini menghubungkan Dusun Tawang, Desa Bendosewu ke Desa Jeblok dan Desa Pasirharjo dan menjadi jalur utama bagi anak-anak sekolah, buruh ternak ayam, dan petani.
Jalan tanah di sisi timur jembatan memiliki panjang 750 meter dengan lebar 3 meter, sementara sisi barat sepanjang 250 meter dengan lebar yang sama.
Bupati Rijanto menekankan bahwa kondisi jembatan yang sederhana membuat akses warga rawan terganggu, terutama saat hujan lebat. Jalur alternatif di selatan tidak memungkinkan dilalui, sehingga jembatan menjadi vital untuk aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi hasil pertanian dan ternak.
Peninjauan dilakukan bersama Kapolsek Talun, Kepala Desa Pasirharjo, Kepala Dusun Tawang, dan tokoh masyarakat setempat. “Pemerintah daerah akan mengusulkan perbaikan jembatan ke pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian dan anggaran”, ungkapnya.
Peninjauan ini sebagai bagian dari tindak lanjut instruksi presiden terkait perbaikan infrastruktur vital di wilayah pedesaan.
Sementara itu Kepala Desa Pasirharjo, Chusana Churori, saat mendampingi kegiatan itu menambahkan bahwa jembatan Sesek menjadi akses penting untuk pendidikan dan ekonomi warga, mengingat pengguna utamanya adalah anak sekolah dan pekerja lokal.
Jembatan ini juga memiliki fungsi strategis untuk mobilitas ekonomi masyarakat, seperti pengangkutan hasil pertanian dan ternak ayam.
“Perbaikan jembatan diharapkan segera terealisasi melalui dukungan pemerintah pusat, sehingga akses pendidikan, pekerjaan, dan aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Talun tetap lancar dan aman”, tutupnya.







