Blitar, insanimedia.id – Sebuah kecelakaan terjadi di perempatan Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Sabtu (03/01/2025). Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk bermuatan telur dengan sepeda motor.
Kecelakaan inipun terekam kamera pengintai (CCTV) milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar. Kecelakaan yang terekam CCTV ini nampak sebuah truk yang terus melaju meski baru saja menyerempet pengendara sepeda motor hingga terjatuh.
Dalam rekaman CCTV ini nampak truk yang baru saja melintasi perempatan traffic light melaju mendahului sepeda motor yang ada di depannya. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ini melintas ke arah timur. Naas saat mendahului bodi truk bagian belakang kiri menyentuh pengguna sepeda motor dan langsung terjatuh.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, Ipda Juli Hartanto, dikonfirmasi membenarkan kejadian ungkap tabrak lari ini. Polisi telah berhasil menangkap sopir truk Nopol AG 8788 RX yang dikemudikan RB, warga Kediri.
“Benar sopir truk yang melarikan diri usai menabrak pengendara motor berboncengan telah diamankan, dan dalam pemeriksaan,” ungkapnya, Sabtu (03/01/26).
Meski sempat kabur, namun sopir truk tersebut akhirnya bisa ditangkap oleh Satlantas Polres Blitar. Pelaku ditangkap saat sedang menjenguk korban di rumah sakit umum daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Blitar.
“Sopir yang kabur berhasil diamankan saat menjenguk korban, dan kini kami periksa,” imbuhnya.
Akibat kecelakaan ini, pengemudi sepeda motor CW dan CKT sempat terkapar di tengah jalan. Kini kedua korban kecelakaan laki-laki dan perempuan ini menjalani perawatan medis di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
“Kedua korban mengalami luka ringan dan dirawat di RS. Namun keduanya tidak mengalami luka serius dan diijinkan untuk pulang,” imbuh Ipda Juli Hartanto.
Sementara ditanya soal alasan sopir kabur dan tidak bertanggungjawab setelah insiden kecelakaan, karena sopir mengejar waktu pengiriman telur. Warga Kediri itu mengaku diburu waktu, hingga akhirnya melaju dengan kencang meski kecelakaan terjadi.
“Sopir truk melaju terus dan tidak berhenti, karena keburu mengirim muatan telur. Nah untuk selanjutnya, nanti akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan,” pungkasnya.







