KNPI Kediri dan Wimus Jatim Gelar ASEAN Youth Future Summit 2026, Cetak Generasi “Aktivispreneur”

Penulis : Andy

Insani Media

Kediri, insanimedia.id – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri menggandeng Wirausaha Muda Nusantara (Wimus) Jawa Timur untuk menyelenggarakan seminar kepemudaan berskala internasional bertajuk Asean Youth Future Summit 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan bagi generasi muda agar lebih siap menghadapi persaingan di era global.

Kolaborasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman sekaligus keterampilan kepada pemuda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. KNPI Kota Kediri dan Wimus Jatim menilai tantangan globalisasi serta perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kapasitas yang kuat dan adaptif.

Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Mujidul Ibad, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Wimus Jatim dipilih karena organisasi tersebut memiliki pengalaman dalam menggelar berbagai kegiatan kepemudaan. Menurutnya, pengalaman tersebut sejalan dengan arah dan tujuan KNPI dalam membina generasi muda.

“Tujuannya adalah melahirkan sosok ‘Aktivispreneur’. Kami ingin pemuda tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki mentalitas kewirausahaan (entrepreneurship). Ini adalah bekal penting untuk mengarungi dunia nyata yang penuh persaingan,” terangnya Selasa 10 Maret 2026.

Panitia menargetkan sekitar 400 peserta dalam kegiatan ini. Peserta berasal dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berada di bawah naungan KNPI, serta dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Pria yang juga berprofesi sebagai jurnalis tersebut menyebut panitia mempersiapkan kegiatan ini secara intensif selama kurang lebih satu bulan. Selain itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama sejumlah kepala dinas turut hadir dalam acara tersebut untuk memberikan dukungan serta motivasi kepada para peserta.

Panitia menghadirkan berbagai materi yang berfokus pada strategi bertahan dan berkembang di era digital, serta cara menghadapi persaingan di pasar global. Narasumber dari Wimus Jatim yang berpengalaman di bidang kewirausahaan diharapkan mampu memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan oleh para peserta.

Baca Juga :  Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi Tujuh Santri Berhasil Dikenali

“Ini adalah tahun pertama penyelenggaraan kolaborasi ini. Kami berharap acara ini menjadi titik balik bagi pemuda Kediri untuk lebih berani mengambil peran sebagai penggerak ekonomi,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang bagi generasi muda agar terlibat aktif dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, forum kepemudaan seperti ini tidak boleh berhenti pada diskusi semata. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kolaborasi nyata, baik antarindividu maupun antarwilayah seperti Kota Kediri, Kabupaten Kediri, hingga Surabaya.

“Saya berharap forum ini bukan hanya ajang diskusi, melainkan tempat terjalinnya kerja sama. Misalnya, adik-adik yang memiliki kelebihan di bidang akademik seperti matematika atau biologi, bisa memberikan les gratis bagi saudara kita yang kurang mampu. Gagasan-gagasan nyata seperti inilah yang penting untuk mewujudkan kesejahteraan sesungguhnya,” harap Wali Kota muda tersebut.