Hal itu dilakukan untuk meningkatkan antusias dan partisipasi masyarakat. Pasalnya pada Pemilu 2024 lalu, partisipasi masyarakat masih berada di angka 60 persen.

“Dengan adanya kirab seperti ini, harapan kami partisipasi masyarakat bisa mencapai angka 70-75 persen,” imbuhnya.
Ratusan badan ad-hoc KPU Kabupaten Blitar terlihat kompak mengiringi jingle Pilkada 2024 dengan tarian flash mob. Selanjutnya, pihak yang terkait dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 melakukan perjanjian damai dengan menanda tangani deklarasi damai Pilkada 2024.
Maskot Pilkada 2024 diberangkatkan dengan dua kendaraan pick-up. Pemberangkatan dilakukan oleh sekretaris daerah Kabupaten Blitar, Izzul Marom didampingi pihak terkait.(Qit)







