Surabaya, insanimedia.id – Pada pekan ke – 23 BRI Super League, Persebaya Surabaya menjamu PSM Makasar di Gelora Bung Tomo, Rabu malam (25/2/2026). Meski tanpa diperkuat sejumlah pemain pilar yang mengalami cidera seperti Malik Rizaldi dan Bruno Paraiba serta Rahmad Irianto kena akumulasi kartu merah dan Toni Firmansyah terkena akumulasi kartu kuning, tidak membuat ciut nyali tim Bajol Ijo.
Sejak peluit dibunyikan, tim Green Force langsung mengambil inisiatif penyerangan. Hasilnya, pada menit ke-27, pemain sayap Bajol Ijo, Gali Freitas mampu menjebol gawang PSM Makasar setelah melewati beberapa pemain tim Juku Eja.
Unggul 1 : 0 tidak menyurutkan semangat pemain Persebaya untuk terus membombardir gawang PSM Makasar yang dijaga Reza. Melalui motor serangan Rivera, melakukan tusukan ke jantung pertahanan Juku Eja. Dari sisi sayap kiri, sang kapten Bruno dan sayap kanan ditempati pemain diaspora Gali Freitas terus menebar ancaman ke pertahanan PSM Makasar. Karena mengalami cidera, Sadida ditarik keluar digantikan nomor punggung 14, Riyan Ardiansyah pada menit ke 57.
Meski banyak peluang pada babak kedua, kedua kesebelasan tidak mampu mengkonversi menjadi sebuah gol. Hingga menit akhir babak kedua plus perpanjangan waktu, skor tetap 1 : 0 untuk keunggulan tuan rumah Persebaya Surabaya.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengapresiasi kerja keras timnya, meski tim asuhannya masih mengalami kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan. Tavares mengakui jika pada laga krusial ini, timnya dilanda krisis pemain akibat cedera maupun terkena akumulasi kartu, sehingga pelatih asal Portugal ini harus kerja ekstra memikirkan skema permainan. Namun ia puas melihat hasil akhir dari timnya bisa memenangkan pertandingan dan bisa tenang untuk mempersiapkan diri pada laga selanjutnya.
“Tapi saya suka tim ini. Seperti yang Anda lihat, kita memiliki banyak pemain yang tidak bisa membantu kami Karena mereka cedera. Kita perlu menempatkan beberapa pemain di posisi yang berbeda. Tapi, 2 pemain ini bagus. Dan tim ini bekerja keras. Dengan gol dan tanpa gol, Saya senang melihat hal ini. Sekarang, kita perlu pulih Dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Bernardo Tavares, Pelatih Persebaya Surabaya, Rabu malam (25/2/2026)
Meski timnya memenangkan pertandingan, namun Tavares tetap menghormati PSM makassar, apalagi klub ini pernah di hatinya selama 3,5 tahun ia melatih Juku Eja. Tavares juga mendoakan kepada klub asal Makassar ini supaya beruntung pada laga berikutnya yang akan dilakoninya.
“Saya ingin mengatakan sesuatu. Semua orang tahu bahwa PSM Makassar adalah klub terakhir saya. Saya ingin mengucapkan semoga beruntung PSM Makassar di pertandingan berikutnya. Karena banyak pemain, atau hampir semua pemain di sana pernah bersama saya selama 3,5 tahun. Kami sebuah keluarga. Saya sangat menghormati mereka. Tapi sekarang saya ada sebuah keluarga baru di sini (Persebaya), dan saya juga ingin melakukan hal yang baik di sini bersama,” imbuhnya.
Atas hasil positif ini, Persebaya Surabaya kini menempati posisi ke-5 klasemen sementara dengan meraih 38 poin. Sedangkan PSM Makasaar saat ini menduduki peringkat ke-13 dengan mengoleksi 23 poin. Dalam waktu dekat, Persebaya akan menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin malam (2/3/2026) mendatang.







