Lansia di Gandusari Blitar Tewas Terperosok ke Septic Tank

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

 

Blitar, insanimedia.id – Seorang lansia perempuan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam septic tank di samping rumahnya, Kamis (19/3/2026) malam. Petugas gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasi Damkar Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, mengatakan petugas menerima laporan dari pihak Kecamatan Gandusari terkait adanya warga yang diduga terjatuh ke dalam septic tank. Setelah menerima informasi tersebut, tim pemadam kebakaran segera menyiapkan peralatan dan menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Korban diketahui bernama Kartini (65), seorang petani yang tinggal di Dusun Barurejo RT 03 RW 02 Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban keluar rumah sekitar pukul 12.00 WIB untuk mencari daun pisang di sekitar rumah. Daun tersebut rencananya akan digunakan sebagai alas untuk menjemur kerupuk.

Namun hingga pukul 15.00 WIB korban belum kembali ke rumah. Suami korban kemudian bersama warga sekitar berupaya mencari korban di sekitar rumah dan lingkungan sekitar, tetapi tidak menemukan keberadaannya.

Kecurigaan muncul ketika sekitar pukul 18.00 WIB suami korban melihat penutup cor septic tank di samping rumah dalam kondisi runtuh dan berlubang. Saat diperiksa dengan menuruni septic tank menggunakan tangga bambu, suami korban menemukan pakaian yang diduga milik korban.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat Desa Krisik dan diteruskan kepada Muspika Kecamatan Gandusari. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran untuk melakukan evakuasi.

Petugas pemadam kebakaran bersama unsur TNI, Polri, PMI, tenaga medis Puskesmas Gandusari, relawan, serta warga setempat kemudian melakukan proses pengangkatan korban dari dalam septic tank yang memiliki lebar sekitar satu meter dengan kedalaman sekitar enam meter.

Baca Juga :  Diduga Digebuki Teman Satu Sel, Napi Lapas Blitar Koma di Rumah Sakit

Setelah proses evakuasi berlangsung beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengangkat jenazah korban sekitar pukul 23.00 WIB.

Hasil pemeriksaan awal oleh petugas medis Puskesmas Gandusari menemukan luka robek di bagian kepala korban dengan lebar sekitar 15 sentimeter. Luka tersebut diduga akibat benturan saat korban terjatuh dan tertimpa cor penutup septic tank. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Keluarga korban menjelaskan bahwa korban mengalami gangguan pendengaran karena faktor usia. Dalam kesehariannya, korban masih aktif membantu pekerjaan keluarga di ladang.

Selain itu, hasil pengecekan di lokasi menunjukkan bahwa struktur cor penutup septic tank tidak menggunakan besi penguat. Kondisi tanah di sekitar septic tank yang basah juga diduga membuat area tersebut mudah longsor saat diinjak.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki proses otopsi. Jenazah korban kemudian dimakamkan pada malam yang sama di pemakaman umum Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.