LPG 3 Kg Langka di Blitar dan Tulungagung, Pertamina Salurkan Puluhan Ribu Tabung Penuhi Kebutuhan Warga

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

 

Blitar, insanimedia.id  — Pertamina Patra Niaga buka suara terkait keluhan masyarakat atas sulitnya memperoleh LPG 3 kilogram di wilayah Blitar dan Tulungagung dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi kondisi tersebut, Pertamina memastikan telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta menyalurkan tambahan puluhan ribu tabung guna menjaga stabilitas pasokan.

Keluhan warga muncul terutama di tingkat warung dan toko eceran. Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg. Bahkan, harga jual di pengecer dilaporkan mencapai Rp20 ribu per tabung. Di sisi lain, beberapa pangkalan disebut sempat mengalami keterlambatan pasokan dari agen.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi LPG terjadi sejak menjelang Bulan Suci Ramadan. Aktivitas masyarakat yang meningkat berdampak langsung pada lonjakan permintaan.

“Memasuki Ramadan, kebutuhan LPG meningkat. Sebagai langkah mitigasi, kami bersama pemerintah daerah telah melakukan sidak lapangan. Dari hasil pengecekan, terdapat indikasi pembelian dari luar wilayah Tulungagung dan Blitar yang turut memengaruhi stabilitas stok di daerah tersebut,” ujar Ahad.

Pada masa libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Imlek dan menjelang Ramadan, Pertamina sebelumnya telah menyalurkan tambahan fakultatif di luar distribusi reguler.

Rinciannya, 33 ribu tabung untuk Kabupaten Tulungagung, 32 ribu tabung untuk Kabupaten Blitar, serta 6 ribu tabung untuk Kota Blitar. Menindaklanjuti perkembangan di lapangan, Pertamina kembali melakukan extra dropping dengan menambah 6 ribu tabung untuk Kota Blitar dan 34 ribu tabung untuk Kabupaten Blitar.

Saat sidak berlangsung, Pertamina bersama pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok LPG 3 kg mulai dari tingkat agen hingga pangkalan. Penjualan juga ditegaskan harus sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung.
Pertamina menegaskan kepada seluruh agen dan pangkalan resmi agar distribusi dilakukan tepat sasaran dan sesuai peruntukan.

Baca Juga :  Minuman Khas Blitar yang Menggugah Selera, Wajib Anda Coba

Apabila ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberlakukan, mulai dari penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

Masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai HET dengan kualitas dan kuantitas terjamin.