Blitar, insanimedia.id – Forum diskusi bertajuk “Pahlawan ~Tanpa~ Tanda Tanya” yang diselenggarakan oleh Forum Reboan sukses mempertemukan perwakilan pemuda dan pemerintah daerah dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
Diskusi ini berfokus pada perumusan ulang makna pahlawan, yang diyakini tidak lagi terbatas pada pejuang bersenjata, melainkan telah meluas ke konteks lokal dan era digital.
Para pemuda didorong untuk menjadi pahlawan masa kini dengan menunjukkan keberanian dan pengorbanan di medan juang yang berbeda.
Dalam acara yang mempertemukan perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) dan pemerintah Kabupaten Blitar ini, Ahkyat selaku Wakil Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Blitar, turut memaparkan peran strategis pemuda sebagai agen perubahan bangsa.
“Karena pemuda ini sangat menentukan arah perjuangan bangsa bisa di kemudian hari atau di masa depan. Pemuda ini sebagai agen perubahan lho, juga termasuk sebagai motor penggerak yang mengawal nilai-nilai kebangsaan seperti itu,” ungkapnya.
Ia menyebut beberapa program unggulan Dispora untuk 2026, termasuk rencana pemberian beasiswa bagi pemuda berprestasi yang saat ini masih dalam tahap penggodokan. Selain itu, pelatihan pengembangan wirausaha muda pemula. Program ini diharapkan dapat mewadahi peningkatan kapasitas pemuda Blitar.
Lebih lanjut, Ketua PC IPNU Blitar, Muhammad Yahya, menekankan bahwa definisi pahlawan perlu disempurnakan.
“Untuk menyempurnakan makna dari KBBI yang artinya keberanian dan juga pengorbanan, ada satu kata lagi yang harus kita sempurnakan untuk mendefinisikan pahlawan, yaitu memberikan referensi positif bagi generasi setelahnya,” ujarnya.
Definisi ini disempurnakan oleh Ketua PC IPPNU Blitar, Alfi Fariha, yang menyebutkan bahwa medan juang pemuda telah bergeser.
“Kalau hari ini kita berperang melawan apa? Berperang melawan disinformasi, berperang melawan krisis iklim, serta arus pragmatisme,” ungkapnya.
Kedua tokoh pemuda tersebut sepakat bahwa menggunakan platform digital untuk menyuarakan hal baik dan memviralkan kebenaran juga merupakan bentuk kepahlawanan modern.
Diskusi ini ditutup dengan harapan dari para peserta agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi forum diskusi yang lebih fleksibel dan intens bagi kalangan muda.
Hal ini dianggap penting agar aspirasi pemuda, ide, dan gagasan konstruktif dapat tersampaikan tanpa terikat pada batasan normatif administratif.
Tonton Diskusi Selengkapnya Diskusi “Pahlawan ~Tanpa~ Tanda Tanya” ini dapat ditonton secara penuh di kanal YouTube Bakul Kumpo melalui tautan berikut:
http://www.youtube.com/watch?v=w5hXg__O6U4. (Zul/Rid)







