Blitar, insanimedia.id – Kota Blitar secara geografis tidak banyak memiliki sumber daya alam (SDA) yang cukup. Meki demikian, bidang pariwisata menjadi andalan di Kota Blitar sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Blitar.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar menilai sektor pariwisata menjadi andalan daerah di tengah keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki. Pariwisata yang menjadi unggulan di Kota Blitar yakni Makam Bung Karno Kota Blitar. Berkembangnya wisata di Kota Blitar di ditopang oleh ketersediaan sarana pendukung, termasuk hotel dan penginapan.
Pelaksana Tugas Kepala Disbudpar Kota Blitar, Rike Rochmawati, mengatakan keberhasilan pengembangan pariwisata tidak dapat dilepaskan dari kesiapan infrastruktur penunjang.
“Kota Blitar memiliki keterbatasan sumber daya alam, sehingga pariwisata menjadi sektor unggulan. Kesiapan sarana pendukung, khususnya hotel dan penginapan, sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kunjungan wisata,” kata Rike, Selasa (27/01/2026).
Ia menyebutkan, saat ini Kota Blitar yang terdiri dari tiga kecamatan memiliki sekitar 28 hotel dan penginapan yang tersebar di sejumlah wilayah. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar wisatawan yang datang ke Blitar akan memilih bermalam di hotel-hotel yang ada di Kota Blitar.
“Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mendukung aktivitas pariwisata, meski ke depan masih diperlukan penambahan seiring meningkatnya kunjungan wisata,” ujarnya.
Disbudpar berharap pertumbuhan sektor pariwisata dapat berjalan berkelanjutan dan mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat. “Peningkatan kunjungan wisata diharapkan dapat mendorong investasi baru di sektor perhotelan serta membuka peluang kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.







