Blitar, insanimedia.id – Pelatihan kerja berbasis kompetensi yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar membuktikan manfaat nyata bagi peserta. Program ini, yang menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membantu pengembangan usaha kecil masyarakat.
Salah satu pelatihan yang digelar adalah memasak unggas. Kegiatan ini dilengkapi sertifikasi nasional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga kompetensi peserta diakui secara resmi dan menambah daya saing di pasar kerja maupun dunia usaha.
Kabid Pelatihan, Produktivitas Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Blitar, Latip Usman, menegaskan pentingnya sertifikasi tersebut.
“Dengan sertifikat kompetensi ini maka akan memperkuat kualitas sumber daya manusia dan memastikan para peserta mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Blitar,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Salah satu peserta, Luluk, warga Garum, merasakan langsung manfaat pelatihan. Ia mengikuti pelatihan memasak unggas dan berhasil meningkatkan kualitas usaha katering rumahan yang dijalankannya.
“Ilmu yang saya dapat sangat banyak. Yang sebelumnya asal-asalan, sekarang lebih paham cara memasak dan penggunaan bumbu yang tepat,” ungkapnya.
Setelah pelatihan, pesanan katering Luluk meningkat pesat. Ia menyebut pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas produk dan pendapatan keluarga.
“Alhamdulillah, usaha saya semakin ramai. Pelatihan seperti ini benar-benar membantu,” tambahnya.
Meski puas, Luluk berharap pelatihan serupa digelar lebih sering, dengan batasan usia peserta yang lebih luas. Ia juga menyarankan agar materi pelatihan ke depan mencakup strategi pemasaran, agar peserta tidak hanya mahir membuat produk, tetapi juga mampu menjualnya.
Program pelatihan berbasis kompetensi ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya pemerintah meningkatkan kualitas SDM dan kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Blitar. (Adv/riz)







