Pemkab Blitar Awali Penataan Blumbang Gede Soso dengan Tanam Vegetasi Penanda Batas

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id  — Pemerintah Kabupaten Blitar mulai merealisasikan penataan kawasan Blumbang Gede Soso yang berada di Desa Soso, Kecamatan Gandusari. Tahap awal dilakukan dengan penanaman vegetasi sebagai pembatas lahan, sekaligus mempertegas garis batas sebelum kawasan ini diarahkan menjadi destinasi wisata andalan.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), jajaran Pemkab turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan serta memasang pagar hidup sebagai penegas batas antara tanah milik pemerintah daerah dan lahan warga.

Kepala DLH Kabupaten Blitar, Iwan Dwi Winarto, ST., M.M.T., menerangkan bahwa jenis tanaman yang dipilih sebagai pagar alami tersebut adalah puring dan andong.

“Pagar hidup ini sebagai tanda atau batas yang jelas antara aset pemerintah dan masyarakat. Tanaman yang ditanam jenis puring dan andong,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Pada tahap pertama, sekitar 300 bibit tanaman telah disiapkan. Mengingat luas kawasan dengan keliling kurang lebih tujuh kilometer, proses pemasangan vegetasi ini akan dilaksanakan secara bertahap sampai seluruh sisi lahan memiliki penanda yang tertata.

Kegiatan tersebut juga dipantau langsung oleh Rijanto yang hadir untuk memastikan pelaksanaan sesuai rencana. Ia menegaskan bahwa kepastian batas wilayah menjadi hal mendasar sebelum pengembangan wisata dilakukan lebih lanjut, apalagi bila ke depan ada pihak investor yang berminat berinvestasi.

“Kita akan mengembangkan Blumbang Gede ini menjadi lokasi wisata. Jika ada investor datang dan siap membangun, maka batasannya sudah jelas sehingga bisa meminimalisir potensi gesekan di masyarakat,” ungkapnya.

Pemilihan pagar hidup dianggap lebih selaras dengan prinsip ramah lingkungan dibandingkan membangun pagar permanen. Selain sebagai batas administratif, tanaman tersebut juga mendukung konsep wisata berbasis alam yang tengah dipersiapkan.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan di Kabupaten Blitar Turun, 7,5 Per Maret 2025

Selama ini, Blumbang Gede Soso dikenal sebagai salah satu potensi wisata alam yang cukup menjanjikan di Kabupaten Blitar. Walau pengelolaannya belum optimal, kawasan ini mulai diarahkan sebagai lokasi sport tourism, terutama untuk olahraga paddle board yang memanfaatkan kondisi perairan yang tenang.

Dimulainya penanaman vegetasi ini menunjukkan komitmen Pemkab Blitar dalam menata sekaligus menjaga aset daerah, serta menjadi langkah awal menuju pengembangan Blumbang Gede Soso sebagai ikon wisata baru di Kabupaten Blitar.