Pemkab Blitar Jemput Warga yang Ditemukan Pak Purnomo di Lamongan

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id — Pemerintah Kabupaten Blitar bergerak cepat untuk menjemput warganya yang ditemukan terlantar di Kabupaten Lamongan. Penjemputan ini menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang warga Kabupaten Blitar yang ditemukan terlantar di Kabupaten Lamongan.

Laporan tersebut disampaikan melalui media sosial TikTok oleh Pak Purnomo (@purnomopolisibaik). Adanya laporan yang sempat viral di laman TikTok inipun langsung direspons oleh Dinas Sosial Kabupaten Blitar.

Warga yang dilaporkan sempat terlantar di Lamongan diketahui bernama Suwarni, asal Dusun Bumirejo, Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben.

Pemkab Blitar melalui tim dari Dinas Sosial Kabupaten Blitar segera melakukan penjemputan pada Jumat, 19 Desember 2025 kemarin. Penjemputan ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi warganya meskipun berada di luar wilayah administrasi.

Bupati Blitar, Rijanto mengapresiasi kepedulian masyarakat serta memastikan kondisi Ibu Suwarni dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah, Ibu Suwarni yang sempat hilang kini sudah dijemput. Terima kasih kepada Pak Purnomo yang telah merawat warga kami selama di Lamongan. Begitu laporan masuk, Pemkab Blitar langsung bergerak cepat,” ujar Rijanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Mikhael Hankam Indoro, menambahkan Penjemputan dilakukan oleh Arif Budiman (Pekerja Sosial) dan Zaki (TKSK Kesamben). Saat ini, Suwarni sementara mendapatkan pendampingan di Shelter Dinas Sosial Kabupaten Blitar untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial akan melakukan pendampingan keluarga bersama perangkat Desa Bumirejo, membuka opsi rujukan ke Pelayanan Sosial Tresna Werdha milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta mengusulkan kepesertaan BPJS Kesehatan PBI karena yang bersangkutan belum terdaftar dalam DTSEN.

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam menghadirkan pelayanan sosial yang sigap, humanis, dan berpihak pada masyarakat.

Baca Juga :  Setahun, 2 Santri Jatuh Korban di Ponpes Kabupaten Blitar