Pemkot Blitar Targetkan Layanan Publik Serba Digital

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar menyiapkan konsep smart economy dan smart government dalam rencana pembangunan daerah tahun 2027. Pemerintah menyampaikan rencana tersebut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyatakan bahwa pemerintah menjadikan kedua konsep tersebut sebagai dasar dalam merancang pembangunan daerah sekaligus menumbuhkan optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan ke depan.

Smart economy maupun smart government itu adalah pemerintahan yang pintar sekaligus ekonomi yang pintar. Basicnya kita memberikan optimisme kepada masyarakat dan menyiapkan generasi untuk mengisi smart economy,” ujarnya, Selasa (10/3).

Syauqul menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Blitar telah mulai menerapkan konsep tersebut, salah satunya dengan mempercepat proses digitalisasi dalam kegiatan ekonomi masyarakat.

“Hari ini sebenarnya kita sudah mulai melakukan smart economy, termasuk kalibrasi tempat-tempat untuk berekonomi secara pintar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendorong digitalisasi ekonomi, termasuk dalam sistem pembayaran serta aktivitas transaksi ekonomi masyarakat.

“Kita akan mempercepat digitalisasi ekonomi, termasuk pembayaran dalam kegiatan ekonomi,” jelasnya.

Selain sektor ekonomi, pemerintah juga mengarahkan sistem pelayanan publik agar lebih mudah diakses masyarakat melalui layanan berbasis digital.

“Kalau smart government, semua layanan sekarang harus mudah diakses, gampang, cepat. Aduan atau keinginan masyarakat bisa dilayani dari jauh dengan cepat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Cegah Rabies, Pemkot blitar Vaksin Hewan Peliharaan