Ramadan di Sukomanah, Purworejo Ibu-ibu Gotong Royong Siapkan Buka Bersama, Tadarus Ditargetkan Khatam Dua Kali

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

Purworejo, insanimedia.id — Suasana bulan suci Ramadan di Desa Sukomanah, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah semakin semarak dengan berbagai kegiatan keagamaan yang dipusatkan di Masjid Al-Muttaqin. Salah satu tradisi yang menjadi perhatian adalah kegiatan buka puasa bersama setiap hari Jumat yang digelar secara swadaya oleh masyarakat, khususnya para ibu-ibu.

Pembina Takmir Masjid Al-Muttaqin, Romelan, menyampaikan bahwa selama Ramadan tahun ini pengurus masjid telah menyiapkan sejumlah agenda keagamaan guna memakmurkan masjid sekaligus mempererat kebersamaan warga.

“Alhamdulillah untuk kegiatan Ramadan tahun ini di Masjid Al-Muttaqin kami sudah mengagendakan beberapa kegiatan. Salah satunya buka bersama yang dilaksanakan setiap Jumat sore sebelum pengajian,” kata Romelan saat ditemui, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini kegiatan buka bersama tersebut sudah berlangsung tiga kali sejak awal Ramadan. Selain menjadi momen berbagi hidangan berbuka, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarjamaah.

Romelan menuturkan, kegiatan tersebut dapat berjalan berkat kuatnya semangat gotong royong warga setempat.

“Takmir hanya memberikan dukungan saja. Justru yang luar biasa itu ibu-ibu warga sini. Sejak pukul dua siang mereka sudah berkumpul di masjid menyiapkan hidangan untuk buka bersama,” ujarnya.

Seluruh hidangan berbuka disiapkan dari hasil iuran serta swadaya masyarakat, sehingga kegiatan tersebut dapat terus berjalan tanpa bergantung pada sumber pendanaan tertentu.

Selain kegiatan buka puasa bersama, berbagai aktivitas ibadah juga rutin dilaksanakan selama Ramadan. Salah satunya adalah kuliah subuh yang digelar setiap pagi dengan pemateri yang bergantian dari kalangan takmir maupun jamaah.

“Kuliah subuh ini diisi secara bergiliran oleh beberapa anggota takmir dan jamaah selama satu bulan penuh,” jelasnya.

Kegiatan lain yang juga menjadi agenda rutin adalah tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap selesai salat tarawih hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Melalui kegiatan ini, jamaah menargetkan dapat mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak dua kali selama Ramadan.

Baca Juga :  15 Tahun Krisis Air, Warga Bayan Menjerit: Dialog Irigasi DI Kragilan Jadi Harapan Baru

“Informasi dari jamaah yang mengikuti tadarus, sampai tadi malam sudah sampai juz ke-28. Insya Allah selama Ramadan ini kita bisa mengkhatamkan dua kali 30 juz,” kata Romelan.

Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, Masjid Al-Muttaqin juga akan menyelenggarakan kegiatan iktikaf. Jamaah yang berminat mengikuti kegiatan tersebut diminta mendaftar lebih dulu agar panitia dapat menyiapkan kebutuhan sahur dengan baik.

Dalam pelaksanaan salat tarawih, pengurus masjid juga menerapkan sistem imam secara bergiliran agar lebih banyak jamaah memiliki kesempatan memimpin salat.

“Jadi tidak hanya satu imam saja, tetapi bergantian dengan jamaah lain yang sudah dianggap layak menjadi imam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukomanah, Sarwono, memberikan apresiasi kepada takmir masjid serta masyarakat yang aktif menghidupkan kegiatan Ramadan di desa tersebut. Ia menyebutkan Desa Sukomanah memiliki sekitar 365 kepala keluarga dan seluruh warganya beragama Islam.

“Alhamdulillah penduduk di Sukomanah 100 persen beragama Islam. Kegiatan Ramadan seperti ini menjadi salah satu sarana untuk mempererat kebersamaan warga,” kata Sarwono.

Ia menambahkan, tradisi buka puasa bersama di Masjid Al-Muttaqin sebenarnya sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir sejak kepengurusan takmir masjid yang baru.

Selain itu, selama Ramadan juga digelar kajian Al-Qur’an khusus bagi ibu-ibu yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Kamis, dan Sabtu siang.

“Pesertanya tidak hanya dari lingkungan sekitar masjid, tetapi juga dari beberapa wilayah lain di Sukomanah bahkan ada yang dari luar desa,” jelasnya.

Di sisi lain, kegiatan pendidikan keagamaan untuk anak-anak melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) tetap berlangsung setiap sore selama bulan puasa.

Sarwono berharap berbagai kegiatan keagamaan yang telah berjalan ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga :  Transisi Energi Lewat Konversi Motor Listrik di SMK Kutoarjo, ke Era Energi Bersih

“Harapannya kegiatan seperti ini terus menjadi syiar sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat. Mudah-mudahan membawa keberkahan bagi warga Desa Sukomanah,” pungkasnya.