Resto di Kecamatan Mirit Kebumen Roboh Dihantam Angin Kencang

Penulis : Joe Hartoyo

Insani Media

 

Kebumen, insanimedia.id  – Hujan lebat yang disertai angin kencang menyebabkan bangunan lantai dua sebuah rumah makan di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, ambruk pada Senin, 2 Maret 2026. Akibat kejadian tersebut, tiga pengunjung mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di rumah makan yang berada di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), tepat di samping SPBU Tlogopragoto. Saat itu, para pengunjung tengah menggelar acara buka bersama di lantai dua bangunan. Tiba-tiba, bagian atas bangunan runtuh dan menimpa pengunjung yang masih berada di lokasi.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, sebelum insiden terjadi, para korban bersama 13 orang lainnya telah berkumpul sejak pukul 16.30 WIB untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa. Ketika hujan deras dan angin kencang datang, sebagian tamu memilih turun ke lantai satu untuk menghindari cuaca buruk.

“Saat kejadian tiga korban masih berada di lantai dua. Ketika bangunan roboh tertimpa material,” jelas AKBP Putu, Selasa, (03/03/2026).

Tiga korban yang terluka masing-masing adalah Yulaikha (38), warga Patukrejo, Kecamatan Bonorowo, yang mengalami cedera kepala dan dirujuk ke PKU Muhammadiyah Gombong. Kemudian Witani Setyaningsih (47), warga Sitibentar, Kecamatan Mirit, mengalami patah tulang tangan kanan dan dirawat di RSUD dr. Soedirman Kebumen. Sementara Nurlela (37), warga Lembupurwo, Kecamatan Mirit, mengalami luka di kepala dan wajah, sempat dirawat di Puskesmas Mirit sebelum diperbolehkan pulang.

Pemilik warung, Sukirno (44), menjadi salah satu saksi dalam kejadian tersebut. Saksi lainnya, Sri Fajarwati (38), warga Tlogopragoto, juga telah dimintai keterangan oleh petugas.

Kapolsek Mirit IPTU Purwito bersama anggota Polsek Mirit langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Petugas melakukan pendataan saksi, mengevakuasi korban, serta membantu proses pengantaran korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga :  Polres Blitar Mutasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Berikut Datanya

Bangunan rumah makan itu diketahui berdampingan dengan kandang ayam. Saat ambruk, material bangunan turut menimpa gudang pakan ternak yang berada di sebelahnya.

Kepolisian menyimpulkan peristiwa tersebut murni dipicu oleh cuaca ekstrem serta kondisi bangunan yang kurang kokoh.

Polres Kebumen mengingatkan para pemilik bangunan agar memastikan kekuatan konstruksi, terutama saat menghadapi cuaca buruk. “Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas,” ujar AKBP Putu.