Kediri, insanimedia.id – di Kota Kediri sempat dihebohkan dengan peristiwa begal payudara yang sempat viral di sejumlah platform media sosial. Kini kasus ini telah terungkap.
Satreskrim Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus asusila begal payudara yang sempat viral di media sosial. Yang mengejutkan ternyata pelaku melakukan aksi tidak senonoh tersebut sebanyak belasan kali.
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif mengatakan, pelaku ternyata tercatat sebagai seorang residivis yang pernah tersangkut perkara pencurian pemberatan pada tahun 2016 silam. Identitas pelaku berinisial MMS warga Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.
” Modusnya dia terbiasa nonton film porno lalu dia mencoba coba.Kalau motifnya sendiri dari hasil pemeriksaan terduga pelaku memiliki perasaan sakit hati sempat menikah dua kali kemudian dikhianati oleh pasangannya sehingga dia melakukan hal tersebut,” terang Kasat Reskrim Minggu (15/02/2026).
Dari belasan orang yang menjadi sasaran perbuatan tidak senonoh pelaku, mayoritas korbannya berstatus masih dibawah umur pelajar sekolah dasar. Kronologis salah satu perbuatan yang pernah dilakukan oleh terduga pelaku yaitu pada hari Selasa tanggal 11 Febuari 2026 di Kelurahan Campur Rejo. Korban ketika itu siswi pelajar sekolah dasar yang baru saja pulang sekolah.
Aksi pelaku tidak hanya berhenti sampai disitu. Pelaku lalu berpindah tempat mensasar lokasi baru untuk mencari mangsanya. Kali ini pelaku bergeser ke lokasi Kelurahan Tempur Rejo Kecamatan Pesantren. Pelaku berpura pura tanya alamat rumah, saat korban yang berstatus pelajar sekolah dasar lengah, pelaku kemudian melancarkan aksinya lalu cabut melarikan diri.
Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan serangkaian pendalaman penyelidikan. Berbekal rekaman kamera CCTV serta adanya pelaporan dari pihak keluarga korban polisi bergerak untuk menelusuri identitas terduga pelaku.
Selain mengamankan terduga pelaku polisi turut menyita barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio nopol AG 2284 BX beserta helm dan jaket milik bersangkutan yang dipakai untuk melancarkan aksinya .







