Blitar, insanimedia.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar menggencarkan kegiatan pemeliharaan jalan untuk menjamin kelancaran serta keselamatan pengguna jalan saat arus mobilitas meningkat. Fokus perbaikan diarahkan pada tambal sulam jalan berlubang dan penanganan titik rawan genangan yang berpotensi menghambat lalu lintas.
Kepala Dinas PUPR Kota Blitar, Erna Santi, menyampaikan bahwa langkah perawatan dilakukan secara rutin dan berkesinambungan dengan mengacu pada hasil pemantauan langsung di lapangan serta laporan warga. Ia menegaskan, masukan dari masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan lokasi yang perlu segera diperbaiki.
“Menjelang Lebaran kami selalu melakukan pengamatan di lapangan, termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait jalan berlubang,” ujarnya, Rabu (4/3).
Selain menangani kerusakan permukaan jalan, pihaknya juga memberi perhatian pada genangan air yang kerap muncul setelah hujan turun. Berdasarkan hasil pemeriksaan, genangan umumnya terjadi akibat saluran drainase yang tersumbat sehingga aliran air tidak lancar. Kondisi tersebut harus segera diatasi agar tidak mempercepat kerusakan aspal maupun membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
“Kalau ada genangan, setelah kami cek di lapangan biasanya karena adanya penyumbatan drainase,” jelasnya.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dinas PUPR Kota Blitar memanfaatkan anggaran pemeliharaan jalan sekitar Rp600 juta yang digunakan secara bertahap sesuai tingkat kerusakan.
“Anggaran ini digunakan secara bertahap dan disesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan,” pungkasnya.







