Satgas Pangan Awasi Lonjakan Harga Cabai, Antisipasi Penimbunan oleh Pedagang

Penulis : Budi

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Satgas Pangan memperketat pengawasan distribusi cabai di pasaran menyusul tren kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan tidak terjadi praktik penimbunan atau permainan harga di level pedagang.

Ketua Satgas Pangan, Rudy Kuswoyo, menegaskan pihaknya akan turun langsung melakukan inspeksi kepada para pedagang, khususnya untuk mencegah adanya oknum yang mengambil keuntungan dari situasi kenaikan harga.

“Khusus cabai, kami akan melakukan pengecekan ke pedagang yang mungkin nakal, untuk menghindari adanya penimbunan,” ujar Rudy, Rabu (25/2)

Ia menambahkan, Satgas Pangan juga melakukan penelusuran terhadap sumber kenaikan harga dari sisi hulu hingga hilir. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui pemicu lonjakan, apakah berasal dari tingkat petani, meningkatnya biaya produksi seperti pupuk, atau faktor lainnya.

“Kami coba telusuri kenaikannya dari mana. Apakah dari petani, dari harga pupuk, atau faktor lain. Itu yang sedang kami lakukan,” jelasnya.

Berdasarkan pemantauan sementara di lapangan, harga cabai di tingkat petani tercatat berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu oleh kondisi cuaca yang kurang mendukung serta serangan hama kaper yang mengakibatkan banyak cabai mengalami pembusukan.

“Dari petani terpantau menjual sekitar Rp80 ribu. Ini dipengaruhi cuaca dan juga hama kaper yang menyebabkan pembusukan cabai,” pungkasnya

Baca Juga :  Jumat Berkah Polres Blitar Beri Layanan Kesehatan Gratis