Sineas asal Kediri Harianto Angkat Kisah Patung Macam Putih Desa Balong Jeruk Jadi Film

Penulis: Andy

Insani Media

Kediri, insanimedia.id – Patung Macan Putih di Kediri sempat viral di jagad dunia maya dan menjadi pusat perhatian publik. Usia viral, kini timbul keinginan dari sineas muda asal Kediri, Harianto untuk mengangkat kisah patung macan putih Desa Balongjeruk Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri ke layar lebar.

Selama ini Harianto memang dikenal sebagai sineas yang kerap kali konsisten menghadirkan gagasan-gagasan segar yang berangkat dari realitas sosial dan kekuatan lokal. Kini ia bersiap untuk  membuat gebrakan baru, yaitu memproduksi film layar lebar mengangkat fenomena Patung Macan Putih yang viral.

Dengan ide kreatifnya Harianto siap untuk membuat sebuah lompatan besar yang diwujudkan awal  dalam  bentuk  narasi menceritakan tentang hubungan manusia yang dikaitkan dengan nilai nilai warisan leluhur.

Harianto menilai, saat ini warisan leluhur mulai tergerus oleh jaman. Narasi tersebut kemudian dibingkai dalam sebuah film yang sarat akan nilai budaya leluhur dan pesan moral di dalamnya.

“Viral itu hanya pintu masuk. Yang ingin kami bangun adalah karya yang bertahan lama, punya nilai budaya, pesan moral dan berdampak ekonomi,” ungkap Harianto yang pernah menyutradarai film Pejuang Kampung 1 dan 2 tersebut.Patung Macan Putih yang Viral di Kediri Mendapatkan Hal Cipta dari Kemenkumham

Film ini diproyeksikan tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga ikon baru pariwisata dan ekonomi kreatif Kediri. Dengan pendekatan sinematik modern, cerita yang kuat, serta visual yang mudah diterima lintas generasi. Proyek film ini memiliki daya tarik dengan format yang fleksibel untuk bioskop, dan distribusi internasional.

Seluruh pengembangan film ini disiapkan dengan konsep matang, visi jangka panjang, dan strategi distribusi yang jelas, relevan dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar film, proyek Patung Macan Putih ini adalah investasi pada cerita lokal yang berpotensi menjadi legenda nasional. Saat layar mulai menyala, Macan Putih bukan hanya akan berdiri sebagai patung, tetapi bangkit sebagai simbol, cerita, dan peluang besar.

Baca Juga :  Polres Blitar Kota Tutup Perlintasan KA Tanpa Palang Jelang Operasi Ketupat 2026