Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar tengah mempersiapkan Sirkuit Sentul sebagai arena balap serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk drag race maupun road race. Penataan ulang lintasan ini dilakukan untuk merespons besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga otomotif sekaligus menyediakan sarana pembinaan bagi pembalap muda berbakat.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengungkapkan bahwa trek tersebut memiliki jalur lurus sekitar 500 meter yang sudah memenuhi ketentuan untuk ajang drag race. Selain itu, panjang keseluruhan lintasan kurang lebih 1,2 kilometer sehingga dapat difungsikan sebagai sirkuit balap.
“Kalau drag minimal 400 meter, ini sudah cukup. Lintasannya juga bisa dipakai untuk race karena total panjangnya sekitar 1,2 kilometer,” ujarnya, Rabu (04/03/2026).
Ia menambahkan, konsep multifungsi ini memungkinkan sirkuit dimanfaatkan bukan hanya untuk kejuaraan resmi, tetapi juga sebagai tempat latihan rutin komunitas otomotif.
“Jadi nantinya sirkuit ini tidak hanya untuk kejuaraan, namun juga untuk latihan rutin harian juga bisa,” tambahnya.
Mas Ibin menilai geliat otomotif di Kota Blitar memiliki prospek besar. Tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan bermotor serta banyaknya talenta muda menjadi dasar perencanaan desain yang fleksibel. Keberadaan sirkuit ini diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai event otomotif.
“Seperti yang kita lihat ya, animo masyarakat terhadap kendaraan cukup tinggi. Diharapkan juga banyak potensi atlet muda baru di bidang otomotif,” pungkasnya.
Diketahui, Pemerintah Kota Blitar mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk merevitalisasi Sirkuit Sentul. Proses pembangunan direncanakan dimulai setelah Lebaran. Usai renovasi, sirkuit tersebut akan berganti nama menjadi Sirkuit Bung Karno.







