Blitar, insanimedia.id – Dinas Pendidikan Kota Blitar menyelenggarakan program Pondok Kasih bagi siswa nonmuslim sekolah dasar selama kegiatan Pondok Ramadan berlangsung. Pemerintah memusatkan kegiatan tersebut di SDN Pakunden 2 Kota Blitar dengan melibatkan siswa dari sejumlah SD di wilayah setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menjelaskan bahwa pemerintah mengumpulkan siswa nonmuslim di satu lokasi agar mereka tetap memperoleh pembelajaran agama sesuai dengan keyakinan masing-masing.
“Selama kegiatan Pondok Ramadan berlangsung, siswa nonmuslim dari beberapa sekolah dikumpulkan di SDN Pakunden 2 untuk mengikuti kegiatan Pondok Kasih,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Dindin menambahkan bahwa kebijakan tersebut diambil karena tidak semua sekolah memiliki tenaga pengajar agama bagi siswa nonmuslim. Dengan pemusatan kegiatan tersebut, siswa tetap dapat mengikuti pelajaran agama secara optimal.
“Tidak semua sekolah memiliki guru agama nonmuslim, sehingga siswa dikumpulkan agar tetap mendapatkan pembelajaran agama sesuai keyakinannya,” jelasnya.
Dalam kegiatan Pondok Kasih, siswa mengikuti berbagai aktivitas keagamaan, seperti pendalaman kitab suci serta materi pembelajaran agama lainnya. Program ini juga bertujuan memastikan seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan agama selama bulan Ramadan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Pendidikan menyediakan fasilitas transportasi bagi para siswa.
“Untuk memudahkan mobilitas, kami memanfaatkan layanan Mobil Aksi untuk menjemput dan mengantar siswa ke lokasi kegiatan,” katanya.
Program serupa juga diterapkan pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Namun, pelaksanaannya menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah karena jumlah siswa nonmuslim pada tingkat tersebut relatif lebih banyak.
“Harapannya seluruh siswa tetap dapat menjalankan pembelajaran agama sesuai keyakinan masing-masing selama kegiatan pendidikan di bulan Ramadan berlangsung,” pungkas Dindin.







