Blitar, insanimedia.id – Dinas Pendidikan Kota Blitar menargetkan seluruh rombongan belajar (rombel) pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang akan berlangsung pada bulan Mei mendatang dapat terisi penuh. Namun, ketidakseimbangan jumlah anak usia sekolah di setiap wilayah masih menjadi kendala utama.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, menyampaikan bahwa setiap sekolah dasar minimal harus memiliki satu rombel yang terisi.
“Targetnya semua rombel terisi. Untuk SD minimal satu sekolah satu rombel,” ujarnya, Selasa (24/3)
Ia menjelaskan bahwa idealnya satu rombel diisi sekitar 28 siswa. Meski demikian, kondisi di lapangan tidak selalu mendukung karena jumlah anak usia sekolah di sekitar wilayah sekolah belum tentu mencukupi.
“Belum tentu di area sekolah itu jumlah usia anak sekolah sesuai dengan kebutuhan rombel. Itu yang jadi tantangan,” jelasnya.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat minat calon siswa di tiap sekolah berbeda-beda. Sejumlah sekolah mendapat banyak pendaftar, sedangkan sekolah lain justru kekurangan peminat.
“Makanya ada sekolah yang ramai, tapi ada juga yang tidak. Ini karena sebaran anak usia sekolah tidak merata,” katanya.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan SPMB, pihaknya tetap memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memilih sekolah sesuai keinginan.
“Sekolah kita serahkan ke masyarakat, yang penting rombel bisa terisi,” tegasnya.







