Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar melakukan penanganan sementara pada atap Pasar Legi dengan memasang terpal untuk mencegah air hujan langsung mengenai area pedagang. Langkah ini bertujuan mengurangi dampak kebocoran sambil menunggu perbaikan permanen.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, menyampaikan bahwa petugas memasang terpal sebagai bagian dari upaya pemeliharaan sementara sebelum pelaksanaan revitalisasi pasar. “Hari ini dilakukan pemasangan terpal agar air hujan tidak turun ke pedagang. Kita arahkan alirannya ke lantai dua supaya lebih mudah dibersihkan,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa kondisi atap yang menggunakan kombinasi galvalum dan material fiber plastik menjadi penyebab utama perlunya penanganan cepat. “Di sela galvalum itu ada fiber plastik, material ini memang tidak cukup kuat,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pendataan, petugas menemukan sekitar 10 titik atap berbahan fiber yang mengalami kerusakan atau terlepas. Oleh karena itu, tim memfokuskan pemasangan terpal pada area tersebut. “Kurang lebih ada 10 titik yang terdampak, dan sekarang kita lokalisir penanganannya,” tambahnya.
Petugas menargetkan proses pemasangan material fiber dapat selesai dalam waktu satu hingga tiga hari, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Pemerintah merencanakan perbaikan menyeluruh melalui program revitalisasi Pasar Legi yang saat ini masih dalam tahap perencanaan. “Ini sifatnya sementara, karena ke depan sudah masuk dalam rencana revitalisasi pasar,” tegasnya.







