Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jatim, Jairi Irawan Ingin UMKM Naik Level, Begini Strateginya

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat ini menghadapi tantangan globalisasi untuk mengembangkan usahanya. Para pelaku usaha ini memerlukan strategi dan mengikuti perkembangan zaman agar usahanya dapat tumbuh dan berjambang.

Wakil Ketua Komisi E, DPRD Provinsi Jawa Timur, Jairi Irawan ingin pelaku UMKM di Kabupaten Blitar dapat tumbuh ditengah gempuran globalisasi. Para pelaku UMKM memerlukan pendampingan yang intens agar usaha mereka dapat menembus pasar global.

Para pelaku UMKM tidak hanya memasarkan produknya di daerahnya, namun dapat menembus berbagai pasar di luar daerah termasuk luar negeri. Untuk itu, perlunya pendampingan pemanfaatan teknologi bagi para pelaku usaha agar dapat bersaing dengan produk dari berbagai daerah.

“Saya ingin para pelaku usaha naik level naik kelas, jumlah produksinya meningkat,” ungkap Jairi saat Sosialisasi Peningkatan Pemberdayaan UMKM Melalui Digitalisasi Usaha dan Pemasaran Modern di Kampung Cokelat, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Minggu (16/11/2025).

Jairi menjelaskan, bahwa di era teknologi yang berkembang pesat seperti sekarang ini, perlu modernisasi dan digitalisasi dalam pemasaran produk. Tidak tanggung-tanggung, ia mengajak pada pelaku UMKM untuk sekolah secara gratis ke platform jualan terbesar di Indonesia, yakni Shopee.

“Saya kenal kepala sekolah di Shopee, nanti Bapak dan Ibu bisa belajar bareng membuat akun Shopee sampai belajar pemasaran,” ungkap Polisi Partai Golkar ini.

Bagi pelaku UMKM yang hendak ikut pelatihan, diminta mendaftar ke timnya di setiap desa. Pelatihan ini akan digabung dengan Muslimat yang ada di Kabupaten Tulungagung.

“Pelantikan pembuatan akun jualan di Shopee pada Februari dan Maret nanti, kerjasama dengan Muslimat di Tulungagung. Pelatihan ini mulai awal pembuatan akun sampai dapat berjualan,” ujar Jairi.

Baca Juga :  Jelang Pembagian 200 Becak Listrik, Tukang Becak Kota Blitar Ikuti Pelatihan

Dalam Peningkatan Pemberdayaan UMKM Melalui Digitalisasi Usaha dan Pemasaran Modern, Jairi mengundang 125 pelaku UMKM di Kabupaten Blitar. Para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan untuk memasarkan produk hingga cara bertransaksi secara digital secara aman.

Jairi menilai, bahwa digitalisasi yang berkembang saat ini seperti pasar bebas. Untuk itu, perlu peningkatan keterampilan para pelaku UMKM di dunia digital.

Para pelaku usaha ini rata-rata mereka yang mendapatkan bantuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Jawara Pemprov Jatim. Para KPM ini mendapatkan bantuan modal Rp3 juta dari Pemprov Jatim.

Jairi berharap, dari bantuan ini, para KPM dapat berkembang dan nantinya dapat mandiri. “Kalau usahanya dapat berkembang lagi, kita bantu mempertemukan dengan perbankan di Jawa Timur agar mendapatkan bantuan modal dan usahanya dapat berkembang,” tegasnya.(Oby/Rid)