Kediri, insanimedia.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H dan perayaan Imlek, Walikota Kediri Vinanda Prameswati melakukan pengecekan harga pangan ke Pasar Pahing, Kota Kediri. Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga pangan menjelang hari besar Keagamaan 2026.
Dalam kunjungannya, Mbak Wali didampingi oleh Pemimpin Perum BULOG Kanca Kediri Harisun, Kepala Disperdagin Kota Kediri Moh.Ridwan, dan Direktur Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi.
“Kita ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat aman menjelang Imlek dan Puasa Ramadhan. Kemudian kita juga ingin memastikan bahwa harga bahan pokok di sini stabil. Artinya bahan pokok dijual dengan harga yang terjangkau, sehingga tidak merugikan masyarakat,” ujar Vinanda.
Dari hasil pemantauan ditemukan beberapa harga komoditas yang naik cukup signifikan seperti bawang dan cabai. Vinanda mengatakan Pemerintah Kota Kediri akan rutin melakukan pemantauan harga dan berkoordinasi dengan produsen maupun distributor untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan.
Dilain pihak, Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri Harisun mengatakan bahwa pihaknya siap menjaga harga pangan tetap stabil. “Kami terus menggelontorkan beras SPHP baik melalui pengecer di pasar dan ritel modern untuk menekan harga beras agar tidak melonjak”, ujarnya.
BULOG Kediri juga siap berpartisipasi dalam kegiatan Operasi Pasar yang diselenggarakan Pemda setempat.
Harisun mengatakan perhari ini, stok beras yang tersimpan di gudang BULOG Kediri sebesar 68.182 ton, sangat cukup untuk 15 bulan kedepan, jadi kami harap masyarakat tidak perlu cemas dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Harga beras sampai hari ini juga relatif stabil, karena beberapa daerah sudah memasuki masa panen.
Selain beras, BULOG Kediri juga telah menggelontorkan minyak goreng ke pedagang pengecer di pasar- pasar khususx pasar pencatatan SP2KP atau pencatatan BPS. Pengecer yang dapat menyalurkan Minyakita adalah mereka yang telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) serta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Harisun mengingatkan bahwa sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, harga eceran tertinggi (HET) kpd konsumen Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
Selain disalurkan melalui pengecer di pasar pantauan SP2KP, BULOG Kediri juga telah menggelontorkan Minyakita ke sejumlah titik lain, termasuk pasar non-pantauan, Rumah Pangan Kita (RPK) BULOG, dan Koperasi Desa Merah Putih.







