Blitar, insanimedia.id – Pemerintah Kota Blitar terus melakukan pemantauan terkait kondisi kemiskinan di wilayahnya. Berdasarkan data terakhir, angka kemiskinan di Kota Blitar saat ini berada pada posisi 6,6 persen dari total jumlah penduduk.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bapperinda Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset dan Inovasi Daerah Kota Blitar, Tri Iman Prasetyo.
Tri Iman menyebut, persentase tersebut menunjukkan masih ada warga yang memerlukan dukungan bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah.
“Untuk kemiskinan di Kota Blitar saat ini di angka 6,6 persen,” kata Tri Iman.
Jika dihitung berdasarkan jumlah jiwa, data menunjukkan terdapat 9.690 jiwa yang tercatat dalam kelompok masyarakat miskin. “Sebanyak 9.690 jiwa masih di angka kemiskinan,” tambahnya.
Data Dari BPS diketahui total warga Kota Blitar per tahun 2024 sebanyak 161.204 jiwa. Pemerintah daerah kemudian melakukan pengelompokan data untuk menentukan jumlah penerima manfaat program bantuan sosial.
Sejumlah program bantuan telah disiapkan untuk mendukung masyarakat yang masuk kategori kemiskinan.
Pemerintah Kota Blitar memiliki berbagai skema bantuan, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra, beras kesejahteraan daerah, serta Program Keluarga Harapan (PKH) Plus. Program PKH Plus ditujukan bagi lanjut usia berusia 70 tahun ke atas.
Program bantuan tersebut bertujuan membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat serta menjaga kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu.







