Akhir Tahun, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar Lakukan Penelusuran Alumni Pelatihan: Ukur Dampak dan Siapkan Arah Pelatihan 2026

Rizma Erina

Blitar, insanimedia.id — Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar mulai memasuki fase evaluasi akhir tahun dengan menyusun agenda penelusuran alumni peserta pelatihan kerja yang telah terselenggara sepanjang periode 2024–2025.

Kepala Bidang Latihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans), Latip Usman mengatakan Program tracking ini akan menjadi instrumen penting untuk mengetahui sejauh mana pelatihan memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan masyarakat serta peluang kerja yang tercipta setelah peserta lulus.

“Akhir tahun ini kita melaksanakan penelusuran alumni yang pernah mengikuti pelatihan. Kita ingin memastikan sejauh mana pelatihan tersebut berdampak, termasuk serapan tenaga kerjanya setelah mereka mengikuti,” ujar Latip.

Langkah ini tidak hanya bertujuan memetakan keberhasilan pelatihan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menyusun kebutuhan pelatihan kerja tahun 2026. Pemerintah daerah diarahkan untuk memilih program-program yang mendukung prioritas nasional melalui alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

” Jadi nantinya, pelatihan di tahun berikutnya tidak lagi bersifat generik, melainkan terukur, spesifik, dan selaras dengan arah pembangunan nasional”, tambahnya.

Tak hanya itu, proses evaluasi juga membuka ruang bagi masyarakat, terutama anak muda, untuk memberikan gagasan mengenai model pelatihan apa yang dinilai paling relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pekerjaan masa depan. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing peserta pelatihan, tidak hanya pada ruang kerja lokal, tetapi juga sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Latip menambahkan bahwa sasaran peserta tetap akan mencakup keluarga petani tembakau, keluarga pekerja rokok, serta masyarakat umum. Seleksi akan dilakukan secara ketat untuk memastikan peserta yang lolos benar-benar memiliki komitmen untuk belajar dan mengembangkan diri.

Dengan penelusuran alumni dan penyusunan kurikulum pelatihan sejak dini, Disnakertrans berharap pelatihan 2026 dapat lebih tepat sasaran, terukur, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis keterampilan kerja. (Adv/riz)

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Purworejo ke-196”6, Kecamatan Butuh Gelar Kenduri Agung