KONI dan PJOK SD, SMP Kabupaten Blitar Kerjasama Gelar Pemanduan Bakat Istimewa Olahraga

Penulis : Rizma N.A.

Insani Media

Blitar, insanimedia.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten terus menggali talenta-talenta muda calon atlet di Kabupaten Blitar. Salah satu upayanya bekerjasama dengan PJOK SD, SMP se Kabupaten Blitar.

Kerjasama ini dengan KONI Kabupaten Blitar menggelar kegiatan Pemanduan Bakat Istimewa Olahraga Anak Usia Dini khusus bagi guru PJOK SD dan SMP se-Kabupaten Blitar. Kegiatan ini berlangsung di D’Kingz Sport Center, Kanigoro, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini sebagai langkah awal pembinaan atlet sejak usia dini dan persiapan jangka panjang menuju Porprov Jawa Timur 2027.

Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan bersama Dinas Pendidikan dan guru PJOK, bertujuan membina anak sejak usia dini.

” Guru PJOK diharapkan dapat mendeteksi dan mengembangkan bakat atlet muda sehingga persiapan Porprov bisa dimulai sejak awal,” ujar Fatatoh.

Sementara itu, Dosen D4 Kepelatihan Olahraga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dr. Tutur Jatmiko, S.Pd., M.Kes., menekankan pentingnya pengukuran fisik dan kemampuan anak sejak dini. Menurutnya, antropometri-tinggi badan, rentang lengan, berat badan—serta kondisi biomotor, kekuatan, dan fisiologi menentukan perkembangan fisik anak ketika menjadi atlet prestasi.

“Kemampuan fisik menjadi tolok ukur penting, termasuk untuk membandingkan atlet dengan standar internasional. Benchmark ditentukan mulai dari usia muda hingga golden age pertandingan,” jelas Dr. Tutur.

Selain fisik, kemampuan anak dalam mengadaptasi skill teknik cabang olahraga juga menjadi faktor utama dalam menentukan bakat dan potensi prestasi. Kegiatan ini memberikan panduan bagi guru PJOK untuk membimbing dan mengembangkan anak-anak berbakat, sekaligus menjadi fondasi pembinaan atlet berprestasi Kabupaten Blitar di masa depan.

Baca Juga :  Pemain Liga Eradivisie Ini Tidak Sabar, Ingin Segera Bela Timnas Indonesia