Suara Lantang Pep Guardiola dari Barcelona untuk Anak-anak Palestina

Penulis : Sulkhan Z.

Insani Media

Barcelona, insanimedia.id – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menanggalkan sejenak urusan taktik lapangan hijau untuk menyuarakan keresahan nuraninya.

Di tengah jeda kompetisi, Guardiola hadir dalam sebuah konser amal di Barcelona pada Kamis malam, (29/01/2026), guna memberikan dukungan emosional dan penggalangan dana bagi anak-anak di Palestina yang menjadi korban konflik.

​Dalam acara bertajuk “Concert for Palestine” yang digelar di Palau Sant Jordi tersebut, Guardiola naik ke atas panggung bukan sebagai sosok pelatih yang dingin, melainkan sebagai seorang ayah dan aktivis kemanusiaan.

Kehadirannya menjadi magnet utama dalam acara yang bertujuan mengumpulkan bantuan medis dan kebutuhan dasar bagi warga sipil di Jalur Gaza.

​Dikutip dari laporan Sky News, Guardiola memberikan pidato yang menggetarkan tentang nilai kemanusiaan yang menurutnya kian tergerus.

Ia menyoroti penderitaan luar biasa yang dialami oleh generasi muda Palestina.

“Anak-anak kehilangan nyawa mereka setiap hari. Kita harus ingat bahwa mereka bukan sekadar angka dalam statistik; mereka adalah manusia dengan nama, mimpi, dan hak untuk hidup yang direnggut,” ujar Guardiola dengan nada suara yang bergetar.

​Laporan The Telegraph menyebutkan bahwa keikutsertaan Guardiola dalam acara ini merupakan bentuk konsistensinya dalam menyuarakan isu-isu hak asasi manusia.

Di hadapan ribuan penonton, ia mengkritik ketidakmampuan komunitas internasional dalam menghentikan pertumpahan darah yang menyasar warga sipil, terutama anak-anak.

​Keterlibatan pelatih asal Catalan ini mempertegas posisinya sebagai figur olahraga global yang tidak segan masuk ke ranah geopolitik demi kemanusiaan.

Ia menekankan bahwa diam di tengah ketidakadilan adalah sebuah bentuk pembiaran.

“Dunia tidak boleh terus berpaling,” tegasnya sebagaimana dilansir dari sumber yang sama.

​Aksi Guardiola ini menuai gelombang simpati sekaligus diskusi luas di media sosial.

Baca Juga :  Sebanyak 8 Partai Politik di Kabupaten Blitar sudah Lakukan Pemutakhiran Data Sipol KPU

Bagi Pep, panggung di Barcelona malam itu adalah bentuk perlawanan melalui solidaritas, mengingatkan publik bahwa di luar hingar-bingar sepak bola, ada krisis kemanusiaan akut yang membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar retorika.