Gali Potensi Atlet, Wani Senggel Gelar Combat Sport Boxing Fight Kediri 2025

Insani Media

Kediri, insanimedia.id – Prihatin melihat fenomena banyaknya aksi kekerasan tawuran di jalanan. Promotor tinju Wani Senggel menginisiasi terselenggaranya  Combat Sport Boxing Fight. Konsep  yang diusung oleh panitia cukup unik dalam memilih lokasi.

Panitia sengaja memilih lokasi bekas lapangan basket di area gedung sekolah yang sudah lama tak terpakai di Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri.

Lapangan basket itu kemudian disulap menjadi arena tinju dengan membangun ring tinju diposisi tengan tribun penonton. Pentas olahragah tinju dalam rangkah memperingati HUT TNI ke-80 itu mempertandingan 25 partai regular dan 5 partai utama. Kelima partai utama akan memperebutkan sabuk juara.

Dalam event ini, atlet pencak dor kondang  Enthing ikut ambil bagian turut meramikan naik gelanggang berhadapan dengan atlet tinju dari Papua Jayapura.

Ketentuan teknisnya partai regular menggunakan sistem 3 ronde, setiap satu ronde dibatasi waktu 2  menit. Sedangkan lima partai utama juga tiga ronde satu ronde diberi waktu tiga menit.

Masing masing kelas disesuaikan dengan berat badan peserta seperti halnya kejuaraan tinju professional. Sebelum bertanding para atlet tinju di wajibkan untuk mengikuti proses timbang badan.

“ Partai regular memperebutkan mendali, kalah menang para atlet mendapatkan sertifikat berupa piagam. Juga ada uang tunai untuk juara favorit, juara harapan sama juara terbaik “ terang Dion Bramantya selaku ketua panitia Sabtu (22/11/2025).

Dion Bramantya menambahkan Combat Sport Boxing Fight merupakan event olahraga tinju kedua yang diselenggarkan oleh Wani Senggel. Ia menganggap animo penonton untuk menyaksikan olahragah tinju sangat tinggi. Karena itu ia berani pasang target jumlah penonton bisa mencapai 800 sampai 1000 penonton.

Selain itu latar belakang diselenggarakanya event ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi para penggemar olahragah booxing untuk menyalurkan bakat yang dimiliki. Pria yang akrab disapa Dion itu mengaku miris melihat fenomena tawuran di jalanan akhir akhir ini

Baca Juga :  PSSI Tingkatkan Kualitas Wasit Liga 1 2025/2026

Dion menjelaskan, latar belakangi menyelenggarakan even boxing karena pihak Wani Senggel melihat masih banyak di Kediri terjadi tawuran. Ring ini  merupakan sarana baku hantam buat mereka biar bisa menjunjung sportivitas dan tidak ngawur di jalan.

“Dari pada ngawur di jalanan mending dilampiaskan disini bisa sportif dan ada aturanya. Siapa tahu ada temen teman yang ada di Kresidenan Kediri bisa dibawah ke event nasional. Dorongan juga diberikan dari KONI. Beberapa kali Koni juga mengadakan beberapa event boxing juga,” ungkapnya.(Fan/Rid)