Blitar, insanimedia.id — Pemerintah Kabupaten Blitar menyalurkan bantuan kepada warga terdampak cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Dusun Karangtanjung, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Jumat (19/12/2025).
Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Bupati Blitar, Rijanto. Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respon cepat pemerintah daerah untuk meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan pasca bencana.
Bupati Blitar Rijanto turun langsung ke lokasi terdampak bersama Wakil Bupati Blitar, Kapolres Blitar, BPBD, Dinas Sosial, serta unsur Muspika setempat setelah menerima laporan bencana alam yang menyebabkan sejumlah rumah warga rusak akibat pohon tumbang. Kerusakan terparah dialami rumah milik Jamaludin hingga tidak dapat ditempati dan keluarga harus mengungsi sementara ke rumah tetangga.
“Begitu ada laporan bencana, kami langsung turun ke lokasi bersama jajaran terkait untuk melihat kondisi warga dan memastikan penanganan cepat dilakukan. Ada beberapa rumah yang rusak akibat tertimpa pohon, dan yang paling parah rumah milik Pak Jamaludin,” ujar Bupati Blitar Rijanto.
Bupati Blitar juga mengapresiasi kekompakan warga Desa Sidodadi yang secara spontan bergotong royong membersihkan material pohon tumbang dan puing bangunan.
“Alhamdulillah, warga Desa Sidodadi ini kompak dan langsung bergerak gotong royong. Pemerintah daerah juga sudah meminta Dinas Sosial dan BPBD untuk menyalurkan bantuan logistik yang dibutuhkan,” tambahnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako dari Dinas Sosial, paket dapur keluarga dari KSB Garum, kompor gas dari BPBD Kabupaten Blitar, serta bantuan lauk pauk bagi warga terdampak lainnya. Pemerintah Kabupaten Blitar memastikan penanganan pasca bencana terus dilakukan hingga kondisi warga dan lingkungan kembali pulih.
Bupati Blitar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kondisi cuaca ekstrem ini masih terus berlanjut. Menghadapi Natal dan Tahun Baru, masyarakat harus ekstra hati-hati,” pungkasnya.







