Blitar, insanimedia.id – Tembakau yang dihasilkan petani di wilayah Blitar selatan dikenal memiliki kualitas unggulan dan diminati industri rokok nasional. Kualitas tersebut kini membuka peluang lebih besar setelah sejumlah kelompok tani resmi menjalin kemitraan dengan PT Djarum.
Plt Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Blitar, Siswoyo Adi Prasetyo menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memberikan dukungan untuk meningkatkan mutu tembakau. Fasilitasi diberikan melalui pendampingan serta bimbingan teknis agar hasil panen memenuhi standar industri.
“PT Djarum saat ini sudah menjalin kemitraan dengan sejumlah petani tembakau di wilayah Blitar selatan,” ujar Siswoyo, Rabu (26/11/2025).
Bimbingan teknis tersebut diberikan terutama kepada petani yang terlibat dalam pola kemitraan, mulai dari teknik budidaya hingga standar pengolahan pascapanen guna menghasilkan tembakau berkualitas tinggi.
“Bimbingan teknis ini diberikan kepada petani tembakau, terutama yang menjalin kemitraan dengan PT Djarum,” tambahnya.
Siswoyo menjelaskan, saat ini program uji coba kemitraan telah berjalan di lahan seluas 13 hektare. Hasil panen dari uji coba tersebut telah dibeli oleh PT Djarum dan dinyatakan lolos uji laboratorium terkait kadar nikotin dan kandungan gula.
Ia menegaskan, pemerintah Kabupaten Blitar menargetkan perluasan lahan kemitraan secara bertahap. Jika uji coba terus menunjukkan hasil positif, tahun depan area kerja sama ini ditingkatkan hingga mencapai 50 hektare.
“Tahun depan kami targetkan kemitraan ini berkembang menjadi 50 hektare,” tegasnya.
Dengan rencana perluasan tersebut, pemerintah berharap kualitas tembakau Blitar selatan semakin dikenal luas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi petani lokal. Melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), manfaat program diharapkan dapat dirasakan lebih merata dan berkelanjutan. (Adv)







