Blitar, insanimedia.id — Pemerintah Kabupaten Blitar memindahkan sementara para pedagang Pasar Kesamben ke Lapangan Babadan. Hal ini dilakukan karena lokasi Pasar Kesamben akan dibangun oleh Pemerintah Pusat.
Selain relokasi sementara, Pemkab Blitar juga menggelar tasyakuran karena mulai dibangunnya pasar Kesamben yang sempat terbakar. Relokasi sementara dan tasyakuran bersama para pedagang, Jumat (12/12/2025).
Penyerahan lapak pada para pedagang ini menjadi langkah awal sebelum pembangunan kembali Pasar Kesamben dimulai pada 2025 hingga 2026. Pembangunan ini dilakukan setelah Pasar Kesamben kebakaran hebat yang melanda pasar pada tahun 2022.
Lapak-lapak tersebut berlokasi di Pasar Darurat Lapangan Babadan, yang kini resmi menjadi tempat sementara bagi pedagang selama proses pembangunan pasar permanen berlangsung. Kehadiran pasar darurat ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan aktivitas perdagangan dan stabilitas ekonomi masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Blitar menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR yang telah memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan kembali Pasar Kesamben. Dukungan pemerintah pusat dinilai menjadi bukti kuatnya komitmen bersama dalam memulihkan ekonomi rakyat pascakebakaran.
Bupati Blitar, Rijanto, memastikan bahwa relokasi ini bukan sekadar langkah darurat, tetapi bagian dari tahapan menuju pasar baru yang lebih modern, aman, dan tertata. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal pembangunan hingga selesai dengan baik. Pemkab Blitar juga memastikan fasilitas di Pasar Darurat Lapangan Babadan tetap aman dan memadai untuk menunjang aktivitas perdagangan.
“Insyaallah, pemerintah daerah akan mengawal pembangunan hingga selesai dengan baik serta memastikan fasilitas di Lapangan Babadan tetap aman dan memadai,” ujar Rijanto.
Ia juga mengimbau para pedagang agar ikut menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan di lokasi sementara supaya kegiatan jual beli tetap berlangsung secara nyaman.
“Kerjasamanya ya para pedagang, agar tahapan pembangunan berjalan lancar tanpa gangguan,” ungkapnya.
Penyerahan lapak relokasi ini disambut positif oleh para pedagang karena memberikan kepastian tempat berdagang setelah masa sulit pascakebakaran. Pemerintah Kabupaten Blitar berharap pembangunan pasar baru nantinya mampu mengembalikan peran Pasar Kesamben sebagai pusat pertumbuhan ekonomi serta memberikan dampak luas bagi warga di sekitarnya.







