Program Sang Kapten Dorong Kolaborasi Lintas Lembaga dan Persiapkan Tenaga Kerja Inklusif

Penulis : Rizma N.A.

Rizma Erina

Blitar, insanimedia.id – Program Sang Kapten (Sertifikasi Angkatan Kerja Kompeten) tahun 2025 tidak hanya fokus pada pelatihan, sertifikasi, dan magang kerja, tetapi juga menekankan kolaborasi lintas lembaga antara Pemerintah Daerah, Lembaga Pelatihan, dunia usaha dan industri, dunia kerja, serta masyarakat. Hal ini menjadi kunci keberhasilan program dalam mencetak tenaga kerja yang siap pakai dan inklusif.

Kepala Bidang Latprotrans Disnaker Kabupaten Blitar, Latip Usman, mengatakan bahwa seluruh kegiatan program yang didukung DBHCHT dilaksanakan secara terintegrasi, mulai dari pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi BNSP, hingga magang kerja di DUDI.

“Kolaborasi ini memungkinkan peserta mendapatkan pengalaman nyata, jaringan profesional, serta peluang kerja yang lebih besar. Monitoring November–Desember kami lakukan untuk memastikan seluruh alumni dapat memanfaatkan keterampilan mereka secara optimal,” ujar Latip.

Program ini memiliki tujuh skema pelatihan vokasi dengan 143 peserta, di antaranya Barista Kopi, Digital Marketing, Makeup Artist, Teknisi Peralatan Listrik Rumah Tangga, Barber, Juru Masakan Komersial, dan Hair Styling Cutting. Seluruh peserta telah menyelesaikan pelatihan, sertifikasi, dan magang kerja.

Monitoring pasca pelatihan juga menjadi sarana untuk memberikan pendampingan tambahan dan mendukung perkembangan usaha mandiri alumni.

Latip menekankan bahwa keberhasilan Program Sang Kapten menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah dapat memadukan dukungan DBHCHT dengan kolaborasi lintas sektor, untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kewirausahaan. (Adv)

Baca Juga :  DKPP Kabupaten Blitar Dorong Kesejahteraan Petani Tembakau Lewat DBHCHT 2025